DPRD Loteng Resmi Memiliki Gedung Baru dan Mentereng

PERESMIAN: Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT menandatangani prasasti peresmian gedung baru DPRD Loteng, Jumat (1/2/2019)

MN, LOTENG — Gedung Sekretariat DPRD Lombok Tengah (Loteng), yang belum lama ini selesai pengerjannya, akhirya diresmikan, pada Jumat 1 Februari 2019. Peresmian gedung DPRD, dilakukan dengan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Loteng, H.M.Suhaili FT.

“Setelah diresmikannya gedung baru ini, kedepannya dapat meningkatkan kinerja anggota DPRD sehingga dapat bekerja dengan nyaman. Karena selama ini anggota DPRD masih kekurangan ruangan,” harap Bupati Suhaili, dalam acara peresmian gedung baru DPRD Loteng itu, Jumat (1/2/2019).

Eksekutif, ucap Bupati, memberikan apresiasi kepada anggota dewan, yang telah bersabar untuk pembangunan gedung tersebut. Pasalnya, Pemda Loteng lebih mendahulukan kepentingan pembangunan gedung-gedung di SKPD.

“Gedung baru dewan tersebut diperuntukkan untuk 50 orang anggota DPRD Lombok Tengah yang memiliki ruangan sendiri-sendiri. Dilengkapi fasilitas luar biasa,” ungkap Bupati.

Ketua DPRD Loteng, H.Ahmad Fuaddie mengatakan pembangunan gedung baru di lingkungan DPRD Loteng dilakukan karena melihat kebutuhan. “Selain kekurangan ruangan rapat, ruangan kerja dinilai juga tidak memadai,” ujarnya.

PERESMIAN: Pemotongan pita oleh Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT, sebagai tanda peresmian gedung baru DPRD Loteng

Dengan adanya kantor baru, Fuaddie berharap kedepannya kinerja setiap anggota DPRD bisa lebih meningkat. Karena dalam gedung baru tersebut tersedia semua fasilitas termasuk pada setiap lantai untuk bagian umum sekretariat, ruang rapat Banggar, dan Bamus termasuk ruang masyarakat yang mau hearing juga tersedia.

Ketua DPRD juga menyampaikan bahwa dahulu ada stigma yang menyatakan anggota DPRD hanya bisa lima D, yakni Datang, Duduk, Diam, Dengar dan Duit.

Pola pikir itu, kata dia, akan diubah dengan pola tiga R. R yang pertama, Revitalisasi birokrasi. DPRD Lombok Tengah akan coba membenahi diri melalui maksimalisasi kinerja staf dan anggota dewan. R kedua, yaitu Revitalisasi produk hukum. Bahwa DPRD dan Pemda adalah penyelenggara pemerintahan yang saling bersinergi dalam membuat peraturan daerah (Perda). R ketiga, dinamakan Revitalisasi infrastruktur gedung sekretariat.

Menurutnya gedung dengan fasilitas yang baik serta mewah akan mencerminkan rumah rakyat baik pula dalam memberikan pelayanan.

“Kita berharap, apa menjadi agenda besar DPRD ini bisa maksimal dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat,” harapnya.

Peresmian gedung baru tersebut diawali Dzikr dan Doa serta pemberian santunan kepada anak yatim dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah H.M.Suhaili FT dan H.L. Pathul Bahri, serta Ketua DPRD Loteng.
–(mn-08)

Bagikan :