PSI NTB Laporkan Kasus Peretasan SIA Unram ke Polisi dan Bawaslu

LAPORAN POLISI: Ketua DPW PSI NTB, Putrawan Tasal Sukma Prawira dan jajarannya, usai melaporkan kasus peretasan SIA Unram di Polda NTB, Jumat (1/2/2019).

MN, MATARAM — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB ambil langkah hukum terkait dengan kasus peretasan Situs Informasi Akademik (SIA) Unram yang mencantumkan logo PSI.

Langkah hukum tersebut langsung diambil setelah tersebarnya dugaan peretasan situs Unram di media sosial dengan membuat pengaduan ke pihak Polda NTB.

Hal ini ditempuh karena dianggap sudah sangat merugikan dan membuat opini masyarakat bahwa PSI lah yang melakukannya. Pengaduan yang di layangkan oleh PSI teregister di Dit Reskrimsus Polda NTB dengan Nomor:TBLP/14/II/2019/Ditreskrimsus.

Ketua DPW PSI NTB, Putrawan Tasal Sukma Prawira menjelaskan bahwa langkah hukum ini harus dilakukan agar jangan semakin merebak dan meresahkan masyarakat karena dalam kasus ini pihak PSI juga sebagai pihak yang dirugikan.

“Ini sudah sangat merugikan kami dan ini sudah mencemarkan nama baik partai kami,” ucap Putrawan didampingi oleh Evans Hasibuan, ketika ditemui usai membuat pengaduan di Polda NTB, di Mataram, Jumat (1/2/2019).

Maka, kata dia, dengan adanya langka hukum yang ditempuh saat ini menunjukkan bahwa pihak PSI sangat mengecam dan tidak main-main menanggapi kasus yang dianggap sudah sangat merugikan tersebut.

Bukti laporan polisi kasus peretasan SIA Unram oleh PSI NTB

“Yang jelas, kami dari PSI merasa dirugikan dan kami khususnya dikalangan mahasiswa itu tercoreng dengan kejadian kegaduhan itu,” tegas dia.

Bahkan dia juga dengan tegas mengatakan bahwa perbuatan peretasan SIA Unram tersebut bukan merupakan perbuatan dari PSI dan atas kejadian tersebut pula sudah dilaporkan ke DPP PSI.

Kasus ini oleh PSI NTB tidak hanya dibawa ke pihak kepolisian namun juga dilaporkan ke pihak Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) NTB. –(mn-07)

Bagikan :