Wagub Harap Para Kades dan Pendamping P3MD di KLU Komitmen

MN, KLU — Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri penandatanganan kontrak kerja tenaga pendamping profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kabupaten Lombok Utara.

”Desa harus dapat memanfaatkan segala potensi yang ada di desanya, sehingga kedepannya desa dapat mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah kabupaten dan provinsi,” tegas Wagub Rohmi, dihadapan para kades dan tenaga pendamping profesional P3MD, di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (1/2/2019).

Wagub berharap kepala desa dan jajarannya agar selalu konsisten dalam rangka mengurangi angka kemiskinan yang ada di KLU.

“Penurunan angka kemiskinan di Lombok Utara terus menurun apabila seluruh perangkat-perangkat desa tetap konsisten, maka kedepannya Lombok Utara dapat bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya,” imbuhnya.

Wagub juga mengapresiasi kinerja para kepala desa yang ada di Lombok Utara serta harapannya kedepan. “Peran kepala desa ini sangat penting, saya lihat para kepala desa di KLU ini sangat luar biasa, baik dalam percepatan pembangunan dan program lainnya, saya berharap desa dapat mengelola bumdes secara maksimal dan harus pandai dalam berinovasi demi kemajuan desa,” pungkas Wagub.

Harapan yang sama dikatakan Kadis DPMPD NTB, H. Azhari, berharap para pendamping desa di Lombok Utara dapat bekerja secara maksimal dalam membangun desa.

”Saya berharap ke 22 pendamping desa ini adalah orang-orang yang memang ahli dan profesional, supaya dapat bekerja secara maksimal untuk mendampingi para kepala desa dalam membangun desa,” harap Azhari.

Senada dengan Kadis DPMPD, Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin juga mengharapkan para pendamping untuk dapat menjadi fasilitator dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya.’

“Mudah-mudahan para pendamping ini tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga menjadi fasilitator, dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugas-tugasnya kedepan,” kata Sarifudin.

Penandatanganan kontrak dilakukan secara simbolis oleh 4 orang perwakilan antara lain perwakilan tenaga ahli, pendamping desa pemberdayaan, pendamping desa teknik infrastruktur, dan pendamping lokal desa. –(hsntb/mn-07)

Bagikan :