200 unit PJUTS Siap Terangkan Jalan Umum di Lombok Utara

Bupati KLU H. Najmul Ahyar mendampingi Sekretaris Jenderal Dewan Energi Kementerian ESDM Saleh Abdurrahman dan anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi, memotong sebagai tanda diresmikannya Program Pemasangan PJUTS, di halaman Kantor Bupati KLU, di Tanjung, Jumat (8/2/2019).

MN, KLU — Kebutuhan sarana listrik untuk jalan umum di Kabupaten Lombok Utara (KLU), kini telah terpenuhi. KLU mendapat jatah 200 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dari program pemasangan PJUTS Kementerian ESDEM.

Peresmian program pemasangan PJUTS tersebut dilakukan pada Jumat (8/2/2019), oleh Sekretrais Jenderal Dewan Energi Kementerian ESDM, Saleh Abdurrahman, dan anggota Komisi VII DPR RI, H. Kurtubi, didampingi Bupati KLU H.Najmul Ahyar.

Bupati Najmul mengungkapkan dengan diresmikannya pembangunan listrik tenaga surya, tentu dapat menjawab kebutuhan masyarakat Lombok Utara.

“Kita menginginkan di pinggir jalan terang benderang oleh lampu pada malam hari, penting dalam perspektif sebagai daerah wisata,” ungkap Bupati Najmul.

Bupati berharap dengan banyaknya lampu yang bertenaga surya di Lombok Utara, nantinya dalam kondisi apapun tetap bisa memberikan penerangan jalan kepada masyarakat.

Permasalahan pada listrik bertenaga surya di Lombok Utara selama ini adalah masalah maintenance. Lantaran listrik tenaga surya menggunakan ACCU. Dengan adanya teknologi baru yang berkembang, ACCU sudah tak lagi dipergunakan sehingga tidak ada lagi maintenance ACCU seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Menteri ESDM melalui Sekretaris Jendral Dewan Energi, Saleh Abdurrahman, menjelaskan pemerintah tahun ini mengalokasikan bantuan untuk KLU atau daerah yang terkena dampak gempa itu 300 unit PJUTS, KLU mendapat 200 unit.

“Alhamdulilah sudah terpasang separuhnya, dalam waktu dekat terus kita pasang lagi sisanya,” jelasnya.

Untuk meningkatkan ketahanan energi, Kementerian ESDM, kata dia, menggunakan cara peningkatan peran energi terbarukan semisal tenaga surya.

“Ke depan kita terus menggalakkan energi terbarukan karena geliat pembangunan di KLU ini, terus diperhatikan oleh pemerintah pusat,” ungkap Saleh Andurrahman.

Anggota DPR RI Komisi VII, H. Kurtubi, memberi dukungan terhadap program-program pemerintah untuk membangkitkan kembali Lombok Utara, setelah dilanda bencana gempa seperti Program Pemasangan PJUTS.

“Program PJUTS yang diusulkan melalui DPR RI berjumlah 200 titik setiap tahun. Pada tahun 2018 sudah diusulkan 75 titik untuk KLU, sedangkan 125 titik lain untuk wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan kabupaten lainnya,” paparnya.

Lantaran KLU terdampak musibah gempa yang paling besar, diperlukan tambahan minimal 200 titik lagi di luar usulan reguler. Pihaknya mengusulkan tambahasn tersebut, disetujui 125 unit.

Bupati berterima kasih, kepada pihak Kementerian ESDM, dan anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi, yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Lombok Utara.

Turut hadir juga dalam persmian tersebut, Sekda KLU H. Suardi, para Staf Ahli, Kepala OPD Lingkup Pemda KLU, Perwakilan Dinas ESDM Provinsi NTB, Camat Tanjung, serta Mahasiswa dari UGM.

Peresmian itu ditandai dengan pemotongan tumpeng, sebagai tanda diresmikannya Program Pemasangan PJUTS untuk penerangan sarana jalan umum di Lombok Utara. –(mn-07)