Warga Ahmadiyah Mataram Netral di Pemilu 2019

Ilustrasi: Warga Ahmadiyah Mataram memilih --source:google

MN, MATARAM — Warga Ahmadiyah Lombok yang saat ini sedang berada di tempat pengungsian di Asrama Transito Mataram mengaku memilih sikap netral dalam Pemilu 17 April 2019 mendatang, dengan tidak mendukung salah satu pasangan calon presdien dan wakil presiden.

Ketua RT Asrama Transito, Syahidin mengatakan warga yang ada di pengungsian diberikan kebebasan untuk masing-masing dalam menyalurkan hak pilihnya, baik di pemilihan presiden (pilpres) maupun di pemilihan legislatif (pileg).

“Misalnya, paslon 01 diangap oleh dia bagus silahakan dan misalnya paslon 02 oleh dia dianggap bagus silahkan,” ungkap Syahidi, ketika ditemui di Asrama Pengungsian Transito, Mataram, Jum’at (15/2/2019).

Dikatakan juga bahwa terkait dengan pemilu tidak ada arahan untuk memilih siapa-siapa. Hal itu karena Ahmadiyah tidak berpolitik.

“Ahmadyah tidak berpolitik, namun masalah pemilihanbaik pilpres dan pileg silahkan apa yang dianggap baik silahkan sesuai dengan hati nurani dan tidak diarahkan. Seandainya warga Ahmadiyah berpolitik mungkin akan diarahkan untuk pilih yang ini dan yang itu,” tegasnya.

Sementara itu pada pemilu 2019 ini, warga Ahmadiyah yang terdata dan telah masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 70 orang. –(mn-07)

Bagikan :