Menpar Beri Semangat Lombok Bangkit, Ground Breaking Pembangunan Resort di Gili Indah

MN, KLU — Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, didampingi Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah, berkunjung ke Gili Air Desa Gili Indah Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), dalam rangkaian Ground Breaking Ceremony, meninjau pembangunan AMA-Lurra Ecoresort dan Penanaman Pohon Ekaliptus.

Kedatangan Menteri Pariwisata (Menpar) dan Gubernur NTB itu disambut dengan hiburan tradisional Gendang Beleq dan pengalungan bunga oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda KLU, Hermanto, mewakili Bupati Lombok Utara.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, mengucapkan perasaan bangga atas kunjungan Menteri Pariwisata kembali ke Gili Indah. NTB menbutuhkan keseriusan seluruh stakeholders untuk membantu bangkitnya pariwisata NTB.

“Kami yakin dengan keseriusan yang tulus dari Menteri Pariwisata membangkitkan pariwisata NTB, bangkitnya pariwisata bukan hanya sekadar ungkapan saja, tetapi menjadi kenyataan,” ujar Gubernur, Kamis (21/2/2019).

Menpar Arief Yahya mengatakan telah kesekian kalinya hadir di Gili Matra (Gili Indah). Kali ini pada acara pembangunan resort pertama pascagempa sehingga bisa memberikan semangat untuk Lombok Bangkit.

“Sebuah majalah di India, menetapkan 15 pulau terindah di dunia, tiga diantarannya ada di Indonesia. Pertama di Pulau Jawa, kedua terletak di Pulau Bali dan ketiga ada di Pulau Lombok,” ungkap Menpar yang menggambarkan bahwa Pulau Lombok begitu indah.

Dijelaskan, Lombok dengan Gili Matra terdapat diving spot terbaik di dunia yang begitu indah. Bahkan Menpar menuturkan bahwa dirinya belajar snorkeling pertama kali di Gili Trawangan.

Soal destinasi dan event kolosal, Menpar menyatakan bahwa Moto GP justru ke depan diadakan di Lombok.

“Pentingnya pariwisata Lombok, ke depan Mandalika akan dioperasikan untuk Moto GP pada tahun 2020/2021 nanti,” ujar Menpar.

NTB dengan pariwisata halal, pertumbuhan pariwisatanya tertinggi di Indonesia. Ketika NTB memiliki positioning dan branding, bisa naik berkisar 50 persen dari tahun 2015 hingga 2017.

“NTB telah punya positioning yang kuat yaitu halal. Maka, tageline NTB adalah friendly tourism,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan papan prasasti oleh Menpar dan Gubernur NTB, kemudian penanaman Pohon Ekaliptus secara bersama di sekitar lokasi ground breaking disaksikan tamu undangan yang sebagian besar pegiat dan pengusaha pariwisata.

Acara itu juga dihadiri Kadis Pariwisata NTB H. Lalu Moh. Faozal, Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata KLU Vidi Eka Kusuma,. Selain dimeriahkan pula Artis Ibukota Deni Malik dan Putri Pariwisata Indonesia 2018 Gabriella Patricia Mandolang, unsur TNI/Polri, Para Pengusaha dan tamu undangan lainnya.

–(mn-07)

Bagikan :