Dewan Loteng: Wisma di Malang Perlu Dicarikan Relokasi Baru

MN, LOTENG — Pansus Penjualan Aset Wisma Malang, menyoroti asal muasal wisma yang berada di Malang Jawa Timur milik Pemda Lombok Tengah.

“Apakah wisma ini hibah ataukah dari hasil pembelian pada era siapa itu. Tidak dijelaskan pihak Pemda Lombok Tengah,” kata Samsoel Qomar dalang Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah (Loteng) dengan agenda Penjualan Aset Wisma Lombok Tengah di Malang, yang digelar di ruang Sidang Paripurna DPRD Loteng, Jumat (22/2/2019).

Menurutnya, jika peruntukannya serta keberadaan Wisma di Malang itu sudah harus segera di realisasikan ke lokasi yang lebih dekat dari kampus, perlu diketahui bahwa jarak tempuhnya terlalu jauh dan rawan.

“Jumlah mahasiswa Lombok Tengah yang menempuh pendidikan di Malang sekitar 400 orang yang tergabung dalam Matur Malang,” terang Qomar.

Samsoel Qomar juga menjelaskan pihak DPRD, dengan melihat keadaan dan kebutuhan mahasiswa Lombok Tengah di Malang sharusnya Pemkab segera mencarikan tempat pengganti tanpa menunggu hasil penjualan wisma tersebut.

“Kami (Dewan) bersama perwakilan mahasiswa di Malang telah berjanji untuk meyediakan wisma baru,” ujarnya, seraya mengungkapkan terlebih dalam kunjungan kerja (kunker) ke Malang bersama mahasiswa keliling mencari lokasi yang layak, aman dan nyaman untuk dibuatkan wisma.

Qomar menambahkan, pihak DPRD tentu siap akan mengeluarkan rekomendasi pembelian wisma baru tanpa menunggu wisma lama laku, karna itu butuh proses panjang dengan catatan langsung dilaksanakan.

“Keberadaan Wisma Lombok Tengah di Malang dengan luas tanah sekitar 6,5 are dengan kondisi saat ini di jaga oleh satu keluarga,” terang Qomar.

Sidang Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Lombok Tengah H.Ahmad Fuaddie dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H.L. Pathul Bahri SIP.

–(mn-08)

Bagikan :