Bawaslu Kota Mataram Butuh Ribuan Pengawas TPS

MN, MATARAM — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram membuka ruang yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk terlibat secara langsung bersama-sama dalam pengawasan Pemilu Serentak 2019.

Saat ini, Bawaslu sedang membuka rekrutmen terbuka bagi masyarakat luas yang ingin menjadi pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kali ini tidak tanggung-tanggung yang dibutuhkan sebagai pengawas TPS yaitu sebanyak dua kali lipat dari kebutuhan, yang mana jumlah TPS se Kota Mataram sebanyak 1.274 TPS.

Menurut Koordinator Divisi SDM Bawaslu Kota Mataram, M.Yusril bahwa pembukaan pendaftaran rekrutmen pengawas TPS dimulai sejak tanggal 11-21 Februari 2019 ini.

“Karena rekrutmen ini leding sektornya Panwascam maka pendafatarannya langsung dilakukan di masing-masing Panwascam,” ucapnya kepada sejumlah wartawan, di Mataram, Senin (4/2/2019).

Dimana ungkapnya bahwa jumlah TPS se Kota Mataram yaitu sebanyak 1274 TPS. Artinya yang dibutuhkan dua kali dari kebutuhan yaitu sebanyak 2548, ini agar nantinya bisa dilakukan seleksi.

“Dalam rekrutmen ini yang paling krusial di umur yaitu mutlak minimal 25 tahun dan ini tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Pada prinsifnya perekrutan pengawasan TPS yang dilakukan oleh Bawaslu ini yaitu murah, muda, efektif dan efisien hal ini karena pada dasarnya berlomba-lomba juga dengan KPPS dan saksi partai politik untuk melakukan perekrutan.

Namun walaupun begitu pihak Bawaslu juga tidak asal-asalan dalan rekrut pengawas TPS nya karena yang direkrut adalah bagi mereka yang punya komitmet jelas untuk sukseskan pemilu.

“Kami ingin mendapatkan pengawas yang benar benar berkompeten dan punya pengetahuan tetap kepemiluan serta punya kesadaran bahwa pemilu itu penting disukseskan,”ujarnya.

Untuk itu jika nantinya sampai batas akhir rekrutmen masih ada pengawas TPS yang belum terpenuhinya sesuai dengan kebutuhan maka akan dibuka lagi pendafataran namun jika tidak terpenuhi juga maka pengawasnya akan diambil dari kelurahan terdekat dan bahkan solusi terakhir adalah akan menerjunkan staf kesekretariatan panwascam dan bawaslu.

“Kami berharap agar masyarakat punya animo dan kepedulian bahwa pemilu ini penting untuk disukseskan sama sama, jadi ayo menjadi pengawas TPS,” pungkasnya.

Rekrutmen pengawas TPS ini melalui berbagai tahapan yaitu pendaftaran,seleksi administrasi, wawancara bahkan hingga ada proses tanggapan dari masyarakat.

Perlu diingat bagi yang ingin menjadi pengawas TPS ini tidak boleh berapiliasi dengan partai politik karena jika kemudian hari ditemukan maka siap siap untuk diberhentikan.

Perlu diketahui juga bahwa jumlah warga Kota Mataram yang masuk dalam DPT sebanyak 293.192 orang yang tersebar di enam kecamatan dengan jumlah TPS yaitu 1274 dimasing dapil/kecamatan, Kecamatan Mataram 234 TPS, Kecamatan Ampenan 253 TPS, Kecamatan Sekarbela 158 TPS, Kecamatan Selaparang 221 TPS, Kecamatan Cakranegara 208 TPS dan Kecamatan Sandubaya sebanyak 200 TPS. –(mn-07)

Bagikan :