Dukung Program Zero Waste, 40 Motor Roda Tiga Diserahkan

MN, LOBAR — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan 40 motor roda tiga bantuan pemerintah pusat untuk mendukung program Zero Waste yang menjadi salah satu program pemerintah daerah NTB saat ini.

Penyerahan 40 motor roda tiga tersebut, berasal dari bantuan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), bekerjasama dengan Komisi VII DPR RI sebagai upaya dalam mendukung program Zero Waste yang merupakan ikhtiar pemerintah mewujudkan NTB bebas sampah.

“Zero Waste Management merupakan hal yang didambakan oleh masyarakat NTB,” ucap Gubernur Zulkieflimansyah bersama Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi, saat menyerahkan 40 unit motor roda tiga untuk sarana angkutan sampah di tingkat Desa. Di Desa Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (28/2/2019).

Gubernur optimis dengan pembagian sarana angkutan sampah di tingkat desa-desa di NTB, akan membantu dalam pengelolaan sampah yang baik di kabupaten dan kota yang ada di NTB.

Kedepan dengan adanya fasilitas angkutan sampah tersebut, Gubernur berharap proses pemilahan sampah organik dan nonorganik dilakukan mulai dari tingkat RT, RW, Dusun dan Desa, dengan membangun bank-bank sampah sebagai tempat pengolahan sehingga sampah yang semula mendatangkan masalah tapi akan mendatangkan berkah, sebagai nilai tambah ekonomi masyarat di NTB.

“Masalah sampah, diperlakukan dengan baik tidak akan mendatangkan masalah tapi berkah,” tandasnya.

Untuk mendorong mimpi besar NTB bebas sampah tersebu, gubernur memerintahkan Dinas KLH Provinsi NTB untuk turun langsung ke lapangan, mendatangi Ponpes-ponpes dan Desa-desa di NTB, untuk mendorong pembentukan bank sampah untuk mengelola sampah menjadi fungsi yang positif yang berguna bagi kita semua.

“KLH datang ke Ponpes-ponpes, Desa-desa, dorong pembentukan bank sampah, sehingga sampah menjadi berkah buat kita semua, sehingga akan menghadirkan kesehatan dan kemakmuran untuk kita semua”, pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Dr. H. Kurtubi mengungkapkan pembagian motor roda tiga sebagai sarana angkutan sampah, merupakan wujud dukungannya terhadap program besar pemerintah provinsi NTB dalam mewujudkan NTB bebas sampah atau Zero Waste.

“Ini merupakan wujud ikhtiar saya dalam mendukung program kerja Gubernur NTB, agar NTB Zero Waste”, ungkapnya.

Kurtubi mengatakan, program Zero Waste merupakan inovasi yang sangat besar dan strategis dalam mendukung kemajuan industri pariwisata yang menjadi andalan NTB.

“Nggak mungkin orang akan datang ke NTB apabila sampahnya banyak, semoga dengan ikhtiar ini akan mendatangkan dampak besar bagi kemajuan industri pariwisata di NTB”, ujarnya.

–(hs-ntb/mn-07)