Toma dan Pemuda Desa Tanak Awu Menentag Keras Demo di LIA

Aksi demo atau unjukrasa puluhan massa di depan bandara LIA, pada Rabu (7/3/2019), mengakibatkan lalu lintas depan bandara macet.

MN, LOTENG — Aksi demonstrasi sekelompok orang di depan Bandara Internasional Lombok (BIL) atau Lombok International Airport (LIA) ditentang tokoh masyarakat dan pemuda desa Tanak Awu, kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Puluhan orang dari Aliansi Generasi Muda NTB melakukan aksi demonstrasi menolak kedatangan Rocky Gerung, Neno Warisma dan Haikal Hasan ke Pulau Seribu Masjid Lombok) di depan bandara LIA.

Aksi puluhan massa tersebut, pada Rabu kemarin (7/3/2019), sempat mengakibatkan jalan menuju masuk bandara terganggu karena macet.

Melihat massa aksi yang tidak terkendali dan membuat areal menuju pintu masuk bandara menjadi tidak bisa dilalui. Ahirnya pihak Kepolsian Polres Lombok Tengah yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Budi Santosa membubarkan massa.

Tokoh masyarakat (toma), Tokoh Pemuda (Toda) desa Tanak Awu kecamatan Pujut, menyatakan menolak adanya demontrasi dari pihak manapun yang dilakukan di wilayah desa Tanak Awu, terlebih di seputaran bandara LIA.

“Kami Pemuda dan masyarakat desa Tanak Awu Pujut meminta agar aparat keamanan menindak tegas massa aksi yang menggelar aksinya di areal menuju pintu masuk bandara,” tegas mereka.

Untuk diketahui, areal bandara tidak boleh digunakan untuk aksi demontrasi. Terlebih menutup areal masuk menuju bandara. Karenanya tokoh masyarakat dan pemuda desa Tanak Awu menentang keras ada aksi demo di areal bandara.

(mn-08)