Miris Loteng Dicap Rawan Narkoba, Bupati Suhaili Beri Warning

LOTENG, MN — Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) rawan narkoba. Bupati Loteng H.M. Suhaili FT merasa sedih dan memiliki tanggungjawab besar mengembalikannya menjadi baik.

Bupati Suhaili mengungkapkan, banyak pemberitaan soal penangkapan penyalahguna narkotika yang pelakunya berasal dari Lombok Tengah.

“Miris jika Kabupaten Loteng dicap sebagai daerah rawan narkoba, tapi saya tidak tersinggung jika ada info yang negatif tentang Loteng, karena hal itu bisa kita jadikan motivasi positif guna mensukseskan berbagai macam program di Loteng seperti penanggulangan dan pengawasan,” kata Bupati Suhaili kepada sejumlah wartawan di Loteng, Sabtu (9/3/2019).

Menurut Bupati, kontrol prilaku masyarakat tidak bisa hanya dilimpahkan ke salah satu pihak, misalnya pemerintah, tetapi kepada semua pihak.

“Saya sebagai pelayan masyarakat kita perangi narkoba, karena itu adalah salah satu penyakit masyarakat yang dampaknya sangat negatif dan sangat berdampak luar biasa,” tegas Bupati.

Mulai hari ini, lanjut Bupati Suhaili, mulai dari kadus, marbot, penghulu, orang tua untuk sama-sama peduli, karena tidak bisa diserahkan hanya kepada polisi saja. Semua elemen masyarakat dilibatkan dan polanya melalui pemberdayaan masyarakat kepada semua aspek dibutuhkan kesepakatan semua komponen.

“Pola pendekatan elemen masyarakat yang ada di bawah seperti pendekatan berbasis rumah ibadah sekitarnya dengan memakai awig-awig atau aturan yang telah disepakati,” ujar Bupati Suhaili.

–(mn-08)

Bagikan :