SAMAWI : Target Suara Jokowi-Ma’ruf Amin 80 persen

MATARAM, MN — Relawan Jokowi -Ma’ruf Amin yang berada di daerah terus bergerak untuk meningkat elektabilitas meskipun saat ini salah satu ketua umum partai pengusung tersandung masalah hukum.

Bahkan tidak tanggung-tangung untuk meningkat elektabilitas pasangan 01 tersebut dengan terus berjuang dan melakukan konslidasi tanpa melihat hal tersebut.

Menurut Ketua koordinator wilayah Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) NTB, TGH L. Abussulhi Khairi, bahwa saat ini di NTB elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin masih stagnan.

“Untuk saat ini posisi masih stagnan, posisi untuk kemenangan pak Jokowi masih perlu lebih intensif lagi untuk bergerak lagi,” ucapnya ketika ditemui disela sela acara bimbingan tehnis dan pembekalan kordes Zona Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara, di Mataram Sabtu (16/3/2019) sore.

Karena itu, Samawi NTB sebagai bentuk ucapan terimakasih atas pembangunan yang telah dilakukan oleh Jokowi di NTB tidak tanggung-tanggung akan berjuang dan menghantar kemenangan pada 17 April nanti.

“Target kami kalau tidak 75 persen sampai 80 persen itu bentuk terimakasih kami sebagai warga NTB terhadap pembangunan yang telah dilakukan oleh pak Jokowi di NTB dan menjadi bagian untuk mengantar kemenangan beliau,” tegasnya.

Karena itu, para relawan SAMAWI yang berasal darii kordes Zona I yaitu Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara yang dibintek dan diberikan pembekalan nantinya mereka dipersiapkan untuk turun ke masyarakat melakukan silaturahmi dengan door to door untuk menjelaskan keberhasilan yang telah dilakukan oleh Jokowi khususnya di NTB.

Selain itu nantinya relawan yang dipersiapkan setiap desa tersebut juga digerakkan untuk menangkal isu-isu miring yang dialamatkan kepada Jokowi.

Pada acara bintek dan pembekalan tersebut selain dihadiri oleh jajaran pengurus Samawi NTB namun juga oleh pengurus nasional Samawi yaitu, Ketua Koornas Samawi, KH Abdul Hadi Noer, Sekjen Koornas Samawi, Aminudin Ma’ruf, serta para tuan guru pimpinan pondok pesantren yaitu TGH. Zainal Arifin (pimpinan ponpes Samsul Falah) dan TGH. Muzhar Bokhari Muslim (pimpinan Ponpes Darun Nadwah).

–(mn-07)