Sempat Kelabui Petugas, Tersangka dan Ratusan Gram Shabu Berhasil Diamankan

Petugas amankan RD (41), tersangka asal Dusun Puncang Sari Barat Desa Sandik Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, ketika mengambil paket (kiriman) di Kantor J&T Express Jalam Raya Midang Belencong Gunung Sari Lombok Barat, Senin (18/3/2019).

MATARAM, MN — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB berhasil ungkap kasus narkotika Jaringan Riau-Lombok, Senin (18/3). Petugas berhasil mengamankan 430 gram (bruto) narkotika jenis sabu dan 1 orang tersangka.

Dalam penangkapan itu bahkan untuk mengelabui petugas paket shabu yang harganya mencapai ratusan juta tersebut, dibungkus bersama dengan sabun mandi batangan.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol M.Nurochman. mengatakan tersangka dengan jenis kelamin laki laki berinisial RD (41) alamat Dusun Puncang Sari Barat Desa Sandik Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, diamankan ketika mengambil paket (kiriman) di Kantor J&T Express Jalam Raya Midang Belencong Gunung Sarl Kabupaten Lombok Barat, NTB.

“Awalnya Sabtu tanggal 16 Maret 2019 Bidang Pemberantasan BNNP NTB menerima informasi dari masyarakat bahwa akan adanya Narkotika Jenis shabu yang akan dikirim dari Riau menuju Mataram sejumlah 400 (empat ratus) gram, selanjutnya Bidang Pemberantasan BNNP NTB melakukan penyelidikan terhadap alamat penerima dan menunggu pengambil barang,”ucapnya didampingi oleh Kabid pemberantasan, AKBP Deni Priyadi, Selasa (19/3) pagi.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol M.Nurochman, menunjukkan barang bukti dan tersangka saat jumpa pers di kantor BNNP NTB, Selasa (19/3/2019)

Menurutnya kemudian infotmasih tersebut ditindaklanjuti pada Senin tanggal 18 Maret 2019, dimana sekitar pukul 13.27 Wita berhasil menangkap tersangka RD saat mengambil barang paketan.

“Dari tangannya ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah Kotak yang dibungkus dengan dengan kertas kado motif bunga-bunga yang kemudian setelah di buka ditemukan didalamnya bungkus karbon warna hitam yang kemudian di lakban warna hitam yang setelah dibuka didalamnya berisikan 5 (lima) bungkus plastik bening yang masing-masing plastik klip tersebut bersikan Kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu,” terangnya.

“bahkan paket yang dikemas dalam kotak disamarkan dengan sabun didalamnya ada lima bungkus, mungkin untuk baunya tersamar dengan sabun,” ujarnya.

Ditambahkan, bahwa barang bukti yang berhasil diamankan tersebut jika dirupiahkan diperkirakan berharga Rp 800 juta rencananya akan di sebarkan di NTB.

Petugas BNNP selain mengamankan bukti narkoba juga BB Non Narkoba berupa, 1 (satu) buah dompet warna Coklat yang berisi ktp dan sim; 2 (dua) unit Hand phone; – 1 (satu) unit Motor Beat Putih Biru; – Resi tanda terima barang.

Atas perbuatan tersangka RD yang berdasarkan hasil test urine positif menggunakan narkotika dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan dilakukan penahanan di BNNP NTB.

–(mn-07)

Bagikan :