Bung Nuri Serukan Hindari Ujaran Kebencian

MATARAM, MN — Tokoh pemuda Lombok, H. Subuhunnuri mengajak masyarakat bijak menggunakan media sosial (medsos). Mengingat begitu banyak ujaran kebencian karena beda pilihan dalam politik, berpotensi merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

”Janganlah membiasakan diri saling mencaci, kita bersaudara, harus saling menghormati,” seru Caleg DPR RI dari PAN nomor urut 5, Dapil NTB II, H. Subuhunnuri, di Mataram, Kamis (21/3/2019).

Bung Nuri sapaan akrab H. Subuhunnuri, mengajak masyarakat menghindari ujaran kebencian. Terutama bagi mereka yang aktif menggunakan media sosial.

Pria dengan selogan ”Yang Penting Rakyat Senang” itu menilai, ujaran kebencian jelas melanggar aturan hukum. Termasuk yang dilakukan di media sosial.

”Tapi tak hanya soal hukum, ini juga tidak sesuai dengan adat ketimuran kita. Jadi ayo kita lebih sopan baik lagi,” ujar Bung Nuri.

Dia mengajak masyarakat sama-sama menghormati Presiden Joko Widodo selaku pemimpin di Indonesia. Adapun keputusan politik dinilai sebagai sikap pribadi masing-masing. Seperti dirinya yang merupakan kader PAN, jelas mendukung penuh Prabowo-Sandi. Namun terkait penghormatan pada orang lain wajib dipertahankan.

Bung Nuri yang terus berkeliling mendatangi masyarakat mendapati beragam persoalan. Salah satu yang kerap dikeluhkan masyarakat adalah penanganan pascagempa. Terutama menyangkut pembangunan rumah bagi korban.

”Memang banyak yang mengeluhkan penanganan pascagempa terutama di Lombok Barat dan Lombok Utara,” ungkapnya.

Dia meminta masyarakat untuk lebih bersabar terkait itu. Selain mendengar keluh kesah, dia juga kerap mengajak masyarakat ikut berpartisipasi menyukseskan pemilu 2019.

Ramai-ramai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan melaksanakan hak pilihnya. ”Mari kita sukseskan pemilu ini dengan damai. Yang penting semua senang,” tegasnya.

(lp/mn-03)