Jokowi Beri Target TKD, Raih 50 Persen Suara di NTB

MATARAM, MN — Tim Kampanye Daerah (TKD) NTB ditargetkan untuk bisa mencapai raihan suara 50 persen pada Pilpres 2019 bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Target tersebut secara langsung diberikan oleh calon presiden 01, Joko Widodo.

Ketua TKD Provinsi NTB, Misbach Mulyadi mengatakan target tersebut diberikan secara langsung oleh calon presiden Joko Widodo kepada TKD NTB.

“Pak Jokowi beri target ke TKD NTB raihan suara 50 persen,” ucap Misbach kepada media usai acara konsolidasi dan pengarahan capres Jokowi ke TKD NTB, di Mataram, Jumat (22/3/2019) siang.

Pertemuan dan pengarahan internal dari capres Jokowi kepada TKD dan parpol koalisi berlangsung hampir 30 menit dan tertutup bagi media.

Misbach mengatakan untuk meraih target suara tersebut dalam arahannnya Jokowi meminta kepada TKD, parpol koalisi dan relawan, agar memaksimalkan kampanye dari pintu ke pintu, dengan kampanye dari hati ke hati untuk menyapa dan meraih simpati pemilih.

“Pak Jokowi meminta TKD mengutamakan kampanye yang santun dan simpatik,” terang politisi Partai Golkar itu.

Misbach pun menyebutkan walaupun ada perkembangan sangat positif terkait tingkat elaktabilitas dan elaktoral Jokowi-Ma’ruf Amin, namun tetap diminta kepada TKD, Parpol koalisi dan relawan, agar terus bekerja lagi lebih giat dan militan, serta tidak cepat berpuas diri dengan berbagai survei sudah mengunggulkan kemenangan bagi Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Kendati pak Jokowi sudah diunggulkan di semua survei, tetapi beliau meminta kita tetap bekerja keras lagi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi dalam pengarahannya juga menginstruksikan kepada TKD, Parpol koalisi dan relawan, agar menyampaikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat di NTB, berbagai program pembangunan dan dukungan sudah diberikan pemerintah pusat kepada NTB.

Selain itu, Jokowi juga meminta TKD agar bisa mengcounter atau melawan berbagai isu-isu negatif disebar di masyarakat melalui media sosial.

Sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi secara lebih jernih dan utuh terkait sosok capres Jokowi.

“Berbagai isu negatif terkait beliau, diminta kita counternya,” pungkasnya.

(mn-07)

Bagikan :