MATARAM, MataramNews – Wakil Gubernur, NTB, Ir. Badrul Munir, MM meminta Pemerintah Kabupaten Bima tidak menghentikan aktivitas pelayanan publik pasca insiden perusakan dan pembakaran Kantor Bupati Bima.

“Pasti pelayanan administrasi terhambat karena Kantor Bupati Bima telah dibakar, tetapi pelayanan publik tidak boleh terhambat. Oleh karena itu kita meminta kepada Bupati Bima memperhatikan hal itu,”katanya, Jumat (27/1).

Guna memulihkan situasi di Bima, Badrul mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Muhammad Nur, untuk memimpin utusan khusus Pemprov NTB ke Bima, untuk mengkoordinasikan dan memastikan pelayanan publik di daerah itu tidak terhambat.

“Pelayanan publik tidak mesti dilakukan di Kantor Bupati karena bisa dilakukan dari tempat lain, asalkan aparatur pemerintah di daerah itu tetap konsisten dengan tugas pokok dan fungsinya,” jelas Badrul.

Pasalnya, menurut Badrul, proses kelancaran pelayanan publik ikut menentukan stabilitas kamtibmas di daerah itu, sehingga harus terlaksana sebagaimana mestinya. Begitu juga pelayanan publik sampai ditingkat kecamatan pun harus terlaksana sesuai ketentuan, agar masyarakat tetap merasa terlayani dari sisi birokrat.

“Makanya kita berharap semua akan berjalan dengan baik dan lancar,”tandasnya.