Gedung Madrasah Bantuan Walikota Padang di Lombok Utara Diresmikan

Sekda KLU H. Suardi, Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial Masyarakat T. Wismaningsih Drajadiah, Walikota Padang Sumatra Barat H. Mahyeldi Ansharullah, Ketua Baznas NTB TGH. Munajib Kholid, saat meresmikan Madrasah Syamsul Huda di Gangga Lombok Utara, Selasa (26/3/2019).

KLU, MN — Gedung baru Madrasah Syamsul Huda di Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU) siap digunakan, setelah diresmikan Walikota Padang Sumatra Barat, H. Mahyeldi Ansharullah didampingi Sekda KLU, H. Suardi, pada Selasa 26 Maret 2019.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, dalam kesempatan itu turut merasa prihatin atas peristiwa yang dialami masyarakat di Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok Utara. Lantaran pada tahun 2009 silam, pernah mengalami gempa bumi. Empati yang dirasakan sebagai bagian dari ukhuwah islamiah sebangsa setanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mungkin rumah belum terbangun dengan baik, tetapi aktivitas pendidikan tak boleh terhenti. Ini pula yang dirasakan masyarakat kami di Sumatera Barat. Pernah dengar PRRI pada tahun 1958 silam, dimana pada waktu itu terjadi kocar-kacir, tempat pendidikan dan lainnya rusak. Walaupun masyarakat Minangkabau berada di hutan, tetapi pendidikan tak pernah dilupakan,” ulasnya bercerita.

Maka untuk itulah, lanjutnya, dalam rangka membangun generasi maka pendidikan yang mesti diseriusi dan prioritaskan untuk membangun bangsa dan negara.

“Apa yang kami sampaikan ke sini (Gondang) adalah partisipasi dari seluruh warga masyarakat Kota Padang. Kami ingat betul, pada tanggal 5 Agustus gempa terjadi dan pada tanggal 6 Agustus kami memperingati ulang tahun Kota Padang, masyarakat dan jajaran pemerintah Kota Padang memberi perhatian kepada provinsi NTB dan khususnya daerah yang terdampak gempa di Lombok Utara ini,” ujarnya mengingat kejadian gempa.

Mewakili Bupati Lombok Utara, Sekretaris Daerah (Seka) KLU, H. Suardi, mengatakan adanya bencana yang begitu besar melanda Lombok Utara merupakan cara Allah untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya. Secara fisik terlihat kehancuran, tetapi hati senantiasa bisa silaturrahmi dan menyatukan.

“Hari ini kita bisa lakukan peresmian gedung Madrasah Syamsul Huda bantuan dari Walikota dan Baznas Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini, memotivasi kami untuk bangkit kembali dengan semangat kebersamaan guna percepatan pembangunan,” imbuhnya.

Menurut Ketua Baznas NTB TGH. Munajib Kholid yang juga hadir pada acara tersebut, sebagaimana diketahui Baznas Provinsi NTB turut membantu meringankan penanggulangan bencana gempa. Diantaranya membangun 101 hunian sementara.

“Pembangunan huntara, sebanyak 50 unit dipusatkan di Dusun Tegal Maja dan 51 unit dibangun di Dusun Malaka. Ada pula 17 masjid sementara, dan bangunan untuk fasilitas umum yang tersebar di KLU, Lotim, Loteng dan Sumbawa Barat,” paparnya.

Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial Masyarakat T. Wismaningsih Drajadiah mengatakan berhasilnya pembangunan gedung madrasah penyambung tali silaturahim diantara masyarakat Indonesia.

“Siapa menyangka, jauh-jauh dari Sumatera Barat, Kota Padang khususnya serta daerah lainnya bisa datang kesini membantu, karena adanya gempa. Jadi, walaupun sama-sama di ujung timur dan barat, ada kekuatan persaudaraan diantara kita,” katanya.

Kepada pengelola Madrasah Syamsul Huda, lanjutnya, diharapkan gedung yang bagus dan mewah itu dapat dirawat dengan sebaik-baiknya. Untuk mengatasi ketertinggalan NTB pada soal Indeks Pembangunan Masyarakat, dan peningkatan angka partisipasi pendidikan.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Padang disaksikan Staf Ahli Bidang Sosial Masyarakat Provinsi NTB, T. Wismaningsih Drajadiah dan Ketua Baznas NTB TGH. Munajib Kholid. Turut hadir juga Kepala OPD Lingkup Pemda KLU, Camat Gangga, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.

(hs-klu/mn-07)