Tabligh Akbar Polres Lombok Utara, Do’a untuk Keselamatan Bangsa

Sekda KLU H. Suardi, Kapolda NTB Irjen Pol. Achmat Juri, Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani asal negeri Jiran, menghadiri Tabligh Akbar, Zikir dan Do'a untuk Keselamatan Bangsa yang digelar Polres Lombok Utara, di halaman Mapolres Lotara

KLU, MN–Memotivasi untuk membentuk mental, akhlak dan pribadi yang tegar disertai iman yang kokoh menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, Kepolisian Resort Lombok Utara (Polres Lotara) menyelenggarakan acara Tabligh Akbar, Zikir dan Do’a untuk Keselamatan Bangsa di halaman Mapolres Lotara, 27 Maret 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) KLU, H. Suardi, menghadiri acara tersebut bersama Kepala OPD lingkup Pemda KLU, turut hadir unsur Forkopimda Lombok Utara, Para Camat, Kepala Desa, NGO, Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda serta tamu undangan lainnya. Pada awal acara tamu undangan disuguhkan dengan tembang religi yang dilantunkan Grup Qasidah Al-Istiqomah.

Tausiah Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani yang datang dari negeri Jiran mengajak untuk memperbanyak selawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW dan bersabar menghadapi keadaan, serta bermunajat do’a kepada Allah SWT.

“Saya meyakini penduduk Lombok adalah orang-orang yang sabar setelah terjadinya musibah. Segalanya datang dari Allah dan kembali kepada Allah,” tutur syeikh.

Dilanjutkannya, kesabaran diketahui apabila setelah seseorang mengalami hal yang tidak enak didalam hidupnya, tetapi hatinya tetap berharap penuh dan tidak putus asa kepada Allah SWT, hingga betul-betul mendapatkan hal yang terbaik dari Allah SWT. Hatinya tetap tertaut serta ingat kepada Allah SWT.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Achmat Juri, mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat baik, apalagi saat ini sedang menjalankan tahapan demokrasi pemilu 2019. Do’a keselamatan untuk bangsa.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa ke polres-polres lainnya, kalau bisa dilaksanakan ditingkat desa juga bagus, untuk menjaga keselamatan bangsa,” imbuhnya.

Sesungguhnya tugas sebagai pewaris bangsa, lanjutnya, menjaga warisan leluhur yang sudah ada.

“Marilah kita nikmati bersama dan tingkatkan pembangunan untuk mencapai apa yang menjadi cita cita bersama, yaitu melindungi segenap bangsa seluruh Indonesia, memajukan masyarakat umum dan mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas kapolda.

Sedangkan Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, mengungkapkan kegiatan Tabligh Akbar, Zikir dan Doa dapat menjadi motivasi untuk membentuk mental, akhlak dan kepribadian tegar, sabar dan tabah disertai iman yang kokoh dalam menghadapi segala bentuk bencana, terutama bencana gempa bumi yang melanda daerah akhir-akhir ini.

“Dengan adanya Tabligh Akbar, jadikan saat yang tepat untuk bertafakkur dan bertadabbur, menemukan hikmah dibalik bencana yang mendera bertubi-tubi,” tandasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, sebagai pelajaran berharga yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk amal bhakti. Kapolres berpesan untuk secara bersama saling menjaga, mempererat dan membina ukhuwah antara sesama.

Acara dilanjutkan dengan forum silaturahmi Kamtibmas yang sebelumnya dilakukan sholat maghrib berjamaah dan santap malam bersama Kapolda NTB dan Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani.

Bupati KLU, H. Najmul yang tak berkesempatan hadir menyampaikan pesan singkat dalm video. Ia mengucapan terima kasih dan petmohonan maaf kepada Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani dan rombongan, Kapolda, Wakapolda dan seluruh jajaran kepolisian di NTB, Kapolres dan seluruh jajaran Polres KLU serta jamah yang hadir pada acara tabligh akbar.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT. Ini adalah acara positif dan memberi motivasi kepada kita untuk terus berikhtiar memperbaiki diri,” kata Bupati.

Acara silaturrahmi dan santap malam berlangsung santai, tampak Sekda KLU H. Suardi, berdiskusi hangat dengan Kapolda, Kapolres, beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ia menyambut baik ada kegiatan refleksi dalam bentuk Tabligh Akbar, Zikir dan Do’a untuk keselamatan bangsa.

(hs-klu/mn-07)