Sampaikan LKPJ 2018, Wabup Pathul Paparkan Kemajuan Lombok Tengah

LOTENG, MN–Sidang paripurna DPRD Lombok Tengah (Loteng), dengan agenda penjelasan Komisi III terhadap Ranperda Perlindungan Mata Air dan Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2018 di ruang sidang kantor DPRD Loteng, di kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah, Senin 1 April 2019.

Kepala Daerah yang diwakili Wakil Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri menyampaikan LKPJ Bupati tahun anggaran 2018 kepada DPRD merupakan evaluasi pelaksanaan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018 sebagai penjabaran dari RPJMD.

Penyusunan dan penyampaian LKPJ ini menjadi sebuah keharusan Pemerintah Loteng sesuai yang diamanatkan dalam undang-undang (UU) nomor 21 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan UU nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat.

Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri mengatakan tema pembangunan Kabupaten Lombok Tengah tahun 2018 yakni memacu investasi melalui penguatan daya saing daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan prioritas pembangunan.

Peningkatan IPM Lombok Tengah yang setiap tahun mengalami peningkatan dimana 2017 sebesar 64,36 persen guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan kemiskinan dilaksanakan secara simultan, terpadu dan terintegrasi yang melibatkan stakeholders terkait serta instansi lintas perangkat daerah.

“Berdasarkan data BPS, tahun 2018 angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah mengalami penurunan menjadi sebesar 13,87 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 15,3 persen,” terang Wabup Pathul.

Wabup Pathul mengungkapkan, upaya pengendalian jumlah penduduk terus dilakukan. Adapun laju pertumbuhan penduduk tahun 2018 sebesar 1,1 persen, menurun 0,03 persen dari tahun 2017 yang sebesar 1,13 persen. Perekonomian Kabupaten Lombok Tengah semakin kuat dengan ditopang kemantapan infrastruktur dan konektivitas daerah yang semakin baik dan dengan adanya percepatan pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

“Upaya terbukti dengan peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah dan pelayanan publik dengan capaian pada tahun 2018 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” jelasnya.

Selain upaya akselerasi mewujudkan Lombok Tengah beriman, sejahtera dan bermutu di tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga telah menyelenggarakan beberapa kerjasama strategis dengan daerah atau lembaga lain diantaranya dengan pemerintah Kota Bandung, Pemkab Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), IPDN dan berbagai kerjasama lainnya.

‚ÄúPengantar LKPJ ini kita maklumi bersama bahwa selalu tersedia ruang perbaikan dari setiap upaya pembangunan yang kita lakukan,” kata Wabup.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah atas dukungannya sepanjang tahun 2018. Serta¬† mengajak semua masyarakat untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada bulan april 2019 ini,” pungkasnya.

(mn-08)