Puluhan PKL Lingkar Bandara LIA Disediakan Lapak Baru dan Bagus

Pertemuan Pemkab Lombok Tengah dengan pihak Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport, membahas salah satunya terkait relokasi PKL lingkar bandara.

LOTENG, MN–Puluhan pedagang kaki lima yang setiap harinya menjajalkan dagangannya di area Bandara Lombok International Airport (LIA) disediakan tempat yang baru dan bagus.

Sebelumnya puluhan pedangan yang merupakan warga lingkar Bandara LIA Lombok Tengah (Loteng) sempat mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah guna menanyakan tempat relokasi berjualan baru.

“Hari ini kita (Pemda) meminta pihak PT Angkasa Pura untuk menjelaskan bagaimana dan apa saja, serta pedagang kaki lima (PKL) mau dipindahkan kemana,” kata Sekda Loteng, HM. Nursiah di Praya, Lombok Tengah, Rabu (10/4/2019).

Sekda menjelaskan, selain pihak Angkasa Pura I LIA, Pemda juga meminta penjelasan Camat, Kepala Desa di lingkar Bandara yakni, Tanak Awu, Ketare dan Penujak, untuk mengetahui sejauhmana perkembangannya.

Sementara itu GM PT Angkasa Pura I LIA, Nugroho Jati mengatakan relokasi para pedagang kaki lima murni dilakukan untuk keselamatan penerbangan dan perluasan area terminal bandara.

“Semua lapak PKL itu harus segera direlokasi ke sebelah barat, ke tempat yang lebih bagus dan baru,” ungkap Nugroho Jati.

Dari pantauan di lokasi relokasi lapak untuk PKL yang dibuat lebih besar, bersih dan sangat bagus untuk di tempati pedagang.

(mn-08)