Ratusan Warga Binaan Lapas Mataram Salurkan Hak Pilih

TPS dalam Lapas Mataram, untuk warga binaan menyalurkan hak suaranya

MATARAM, MN–Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Klas II Mataram ikut berpartisifasi dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dengan menyalurkan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019.

Untuk mengakomodir pencoblosan warga binaan yang jumlahnya empat ratus lebih tersebut dibagi dalam enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didirikan didalam Lapas.

Menurut Kepala Lembaga Kalapas Klas II A Mataram, Tri Saptono Sambudji bahwa jumlah pemilih dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WPB) di Lapas Mataram sebanyak 495 orang.

“Total sebelumnya cuma 454 orang ditambah 41 orang, jadi totalnya 495 WBP,” ucapnya ketika ditemui Rabu pagi.

Ditambahkannya bahwa selain pemilih dari WBP juga ada sebanyak 30 orang pegawai Lapas yang ikut memilih, jadi total yang memilih di 6 TPS sebanyak 525 orang.

Untuk petugas KPPS yang bertugas di 6 TPS yaitu mulai TPS 16-21 di Kelurahan Mataram Barat Kecamatan Selaparang berasal dari Pegawai Lapas.

Disebutkan bahwa sampai saat ini jumlah penghuni Lapas Mataram sebanyak 997 orang tahanan dan Narapidana.

“Jadi ada sekitar 50 persen yang menggunakan hak pilih dan 50 persen lagi tidak menggunakan hak pilihnya karena terkendala dengan administrasi,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa narapidana dan tahanan tindak pidana korupsi yang menggunakan hak pilihnya sekitar 49 orang.

Sedangkan untuk penghuni Lapas Wanita dari 66 orang namun yang punya hak pilih sebanyak 20 orang.

(mn-07)