Bazda Kota Mataram Gelar Rakor Penerapan Zakat Profesi

Rakor Penerapan Zakat Profesi

MATARAM, MataramNews – Untuk lebih meningkatkan serta menggali potensi, mengumpulkan, menyalurkan dan mendayagunaan Zakat, Infak, Shadaqah (ZIS) terutama yang bersumber dari zakat profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Mataram, Selasa (31/1) Bazda Kota Mataram menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema “ Penerapan Zakat Profesi Untuk Mengentaskan Kemiskinan di Kota Mataram”.

Dalam sambutannya Ketua Bazda Kota Mataram H. Mahsar Malacca menyampaikan beberapa program Bazda yang terlah dilaksanaan sejak dibentuknya pada tahun 2006. Diantaranya, program pendidikan beasiswa miskin berprestasi, bimbingan belajar bagi siswa SMP/MTs, pengadaan buku murah, program rehab Rumah Tidak layak Huni (RTLH), bantuan ekonomi produktif, program tanggap darurat, bantuan guru ngaji, program bantuan marbot, bantuan untuk masjid, bantuan kesehatan, bantuan bagi mualaf, bantuan untuk Panti Asuhan dan lainnya. “Dengan total dana yang sudah disalurkan mencapai miliaran rupiah,” paparnya.

Sejak terbentuk hasil pengumpulan ZIS melalui Bazda dari tahun ketahun mengalami peningkatan, dengan rincian tahun 2006 Rp 76.012.935 meningkat menjadi Rp 593.571.985 tahun 2007, sementara tahun 2008 Rp 1.164.117.735, tahun 2009 Rp 1.101.180.33 dan tahun 2010 naik menjadi Rp 1.747.005.045.

Mahsar berharap dengan adanya kegiatan rakor itu dapat meningkatkan kesadaran PNS untuk menitipkan ZIS melalui Bazda Kota Mataram. Pasalnya, jika diasumsikan jumlah pegawai di Kota Mataram sekitar 6.600 orang dengan pengeluaran ZIS rata sebesar Rp 50.000 perorang akan terkumpul lebih dari Rp 3,3 miliar, sementara ZIS yang terkumpul saat ini baru mencapai Rp1,3 miliar, artinya baru terkumpul sepertiganya. “Apalagi jika penerapan peraturan zakat profesi 2,5 % di terapkan, jumlahnya akan lebih besar lagi. Dengan demikian, program bantuan pengentasaan kemiskinan di Kota Mataram akan lebih banyak lagi,” tambahnya.

Sementara dalam sambutannya Walikota Mataram H. Ahyar Abduh yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang SDM dan keagamaan, H. Husnan Ahmadi mengatakan Walikota memberikan apresiasi atas kiprahnya membantu berbagai program pembangunan serta upaya pengentasan kemiskinan di Kota Mataram yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan. Diharapkan ke depan Bazda lebih aktif lagi memberikan motivasi kepada pegawai khususnya agar dapat menyalurkan ZIS nya melalui Bazda, yang kemudian akan dikelola dengan baik serta dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.

Dalam kegiatan rakor tersebut, pihak Bazda mendatangkan DR. H. Mutawalli sebagai nara sumber yang memaparkan tentang zakat profesi yang dihubungkan dengan beberapa landasan kisah dan hadist. Dalam pemaparannya, Mutawalli mengakui zakat profesi semacam problem, namun apakah dimasa sulit dan serba kekuarang saat ini, pegawai yang mempunyai penghasilan tetap akan tinggal diam melihat warga lainnya yang sangat membutuhkan bantuan.

Oleh karena dengan menyisihkan sedikit dari penghasilan menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat. “Zakat profesi semata-mata bertujuan untuk kepentingan umum bukan kepentingan pribadi,” jelasnya.

Bagikan :