4 Terpidana Kasus Pensertifikatan Tanah Sekaroh Dibui 2 Tahun

MATARAM, MN–Kejaksaan Negeri Lombok Timur (Kejari Lotim) eksekusi badan terhadap empat orang terpidana dalam kasus tindak pidana korupsi persertifikatan tanah di kawasan hutan lindung Sekaroh Lombok Timur, NTB.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB, Dedi Irawan SH.MH, menjelaskan bahwa keempat orang terpidana yang dieksekusi badan tersebut berdasarkan Putusan Kasasi MA RI No 2352K/Pid.Sus/2018 tanggal 20 Desember 2018.

“Kejari Lotim pada Jumat tanggal 26 April 2019 kemarin, telah melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap empat orang terpidana korupsi pensertifikatan tanah kawasan hutan lindung RTK 15 Sekaroh Kabupaten Lombok Timur,” ucap Dedi, di Mataram, Sabtu (27/4/2019).

Keempat orang terpidana itu disebutkan yaitu H.Jamaludin SH.MH, Mustafa Maksum SH, Muhammad Naim SAP, dan Fathul Irfan Bsc.

Disebutkan Dedi bahwa keempat terpidana dihukum masing-masing dipidana penjara selama 2 tahun dikurangi masa penahanan.

Sementara itu dua orang terpidana lainnya yaitu Ramli SH.MH dan Lalu Maskan Mawali S.Sos akan menyusul dilakukan eksekusi.

Selain itu dijelaskan Dedi, keenam terpidana pada sekitar tahun 2000, 2001, 2002 secara bersama-sama dalam jabatan sebagai PNS di Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur telah mensertifikatkan tanah dalam kawasan hutan lindung Sekaroh RTK 15 Kabupaten Lombok Timur hingga terbit sertifikat sebanyak 31 sertifikat HM (Hak Milik) dengan luasan keseluruhan 413.902 meter persegi.

(mn-07)

Bagikan :