SAFI’I: Setelah Menerima Dana BOS, Tak Ada Lagi Alasan Bagi Pihak Sekolah Tidak Meningkatkan Mutu Sekolah

Mataram, MATARAMnews – Sebanyak 3.841 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di NTB pada tahun 2012 ini menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp461.322,420 milyar.

Tahun ini sasaran dana BOS, meliputi 3.064 untuk SD dan 777 SMP dengan rincian untuk SD akan diberikan kepada 542.296 orang siswa, masing-masing menerima Rp580.000 pertahun atau mencapai Rp314.516,020 milyar setahun.

Sementara, untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan diberikan kepada 175.454 orang siswa, masing-masing sebesar Rp750.000 pertahun atau mencapai Rp124.572,340 milyar. Sedangkan dana cadangan BOS yang di terima Provinsi NTB sebesar Rp15.798,620 milyar.

“Kalau untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan diberikan pada tahun 2013 mendatang. Sekarang masih pada tingkatan rintisan untuk pengajuannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTB, H. L. Muhammad Safii, Rabu (1/2).  

Penyaluran dana BOS itu akan diserahkan pertriwulan, yakni tiga bulan. Sementara, khusus untuk daerah terpencil akan disalurkan dua kali dalam setahun.

“Alasanya, karena untuk efektifitas pemanfaatan dan kelancaran penerimaan,”ujarnya seusai mendampingi Gubernur NTB, DR.TGH. M. Zainul Majdi, MA melakukan teleconference dengan Wakil Presiden RI, Budiono dari Jakarta dalam penyerahan dana BOS untuk SD dan SMP di Indonesia.  

Safii menambahkan, semua dana tersebut diberikan kepada sekolah sebagai dana operasional sekolah, antara lain untuk beli buku, bayar guru honor, kegiatan mutu guru, dan kegiatan siswa disekolah.

“Jadi setelah menerima dana ini tidak ada lagi alasan bagi pihak  sekolah untuk tidak meningkatkan mutu sekolah,”tegasnya.

Namun, dibeberapa kabupaten terdapat sekolah yang belum bisa mendapatkan dana BOS itu, seperti di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tiga sekolah karena kes lahan entri data, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dua sekolah belum menyampaikan laporan lembar kerjasama individual sekolah (LKIS) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten jadi tidak terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS.  

“Oleh karenanya kita minta ini segera di lengkapi dan diproses,”tandas mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram ini.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !