Kejati Tingkatkan Status Kasus Penyimpangan Agunan Lahan LCC ke Penyidikan

MATARAM, MN–Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB tingkatkan status dugaan penyimpangan agunan lahan Lombok City Center (LCC) Desa Gerimaks, Kabupaten Lombok Barat ke tahap Penyidikan.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB, Dedi Irawan, mengatakan status kasus dugaan penyimpangan agunan LCC telah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Berdasarkan rapat pembahasan hasil penyelidikan dugaan penyimpangan agunan LCC dengan kesimpulan di tingkatkan pada tahap penyidikan,” ucap Dedi di Mataram, Selasa (14/5/2019).

Dalam waktu yang bersamaan, sebelum dilakukan rapat yang membahas terkait dengan peningkatan status kasus angunan tanah LCC tersebut juga telah terlebih duhulu dilakukan ekspose kasus dugaan penyimpangan pembangunan Masjid Terapung Kota Bima Tahun Anggaran 2016.

Pembahasan kedua kasus tersebut digelar di ruang rapat Kejati NTB yang dihadiri langsung oleh Kajati NTB, Wakajati NTB, Asisten, Para Koordinator, Para Kasi Bidang Intel dan Pidsus serta Tim Penyelidik Intel dan Pidsus.

“Ekspose kasus dugaan penyimpangan pembangunan Masjid Terapung Kota Bima Tahun Anggaran 2016 dengan hasil keputusan ditingkatkan dari Lidik Intel ke Bidang Pidsus,” terangnya.

Ditambahkannya, sebelum ditingkatkan ke Penyidikan oleh Pidsus akan dilakukan Penyelidikan Tambahan guna melengkapi data data maupun keterangan yang sebelumnya sudah dilakukan pada saat penyelidikan intelijen.

(mn-07)