PMII Bali-Nusra: “Selamatkan Bangsa, Jaga Perdamaian dan Kedaulatan NKRI”

Aksi Damai PMII Bali-Nusra di depan Polda NTB, Senin (27/5/2019).

MATARAM, MN–Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Bali-Nusa Tenggara (PKC PMII Bali-Nusra) melakukan aksi damai pasca pengumuman hasil Pilpres 2019. Aksi damai ini bertema “Selamatkan Bangsa, Jaga Perdamaian dan Kedaulatan NKRI”.

Ketua Umum PKC PMII Bali-Nusra, Aziz Muslim menjelaskan setelah melihat polemik bangsa Indonesia pasca pengumuman hasil Pilpres 2019 oleh KPU RI, yang dimenangkan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin, banyak terjadi keributan dengan melakukan aksi demo anarkis penolakan hasil Pilpres, dengan tuduhan miring kepada pihak penyelenggara Pemilu, yaitu KPU dan BAWASLU, serta aparat keamanan TNI-Polri.

Karena itu, PKC PMII Bali-Nusa Tenggara menggelar aksi damai dengan dengan tema “Selamatkan Bangsa, Jaga Perdamaian dan Kedaulatan NKRI”, yang digelar di depan Polda NTB, Senin (27/5/2019).

“Tujuannya (aksi damai), untuk menyuarakan semangat persatuan kesatuan, dan perdamaian bangsa, agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi dengan isu Sara, Hoaks, serta ujaran kebencian oleh oknum-oknum a elit politik nasional dan internasional yang ingin memecah belah persatuan bangsa yang plural,” kata Aziz Muslim dalam keterangan persnya, Senin (27/5/2019).

Sementara korlap aksi, Sholihin dalam orasinya menyampaikan, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan RI, UUD 1945, sebagai 4 pilar bangsa yang telah final. Jangan mencoba untuk diganggu oleh pihak manapun.

Ditegaskan bahwa keberadaan institusi Negara patut dijaga dan diberikan apresiasi untuk kerja keras dan kinerjanya dalam melaksanakan Pilpres dan Pileg atau pemilu serentak.

“KPU dan BAWASLU, lembaga penyelenggara Pemilu, jika ada kelalaian dan kecurangan dalam menjalankan tugasnya, maka laporkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) sesuai amanat UU yang berlaku, bukan dengan cara melakukan tindakan mobilisasi masa untuk menyuarakan ketidak adilan yang belum tentu benar adanya (data valid),” ujarnya.

“TNI/POLRI sebagai aparat keamanan telah bekerja maksimal dalam menjalankan kerja-kerja positif agar situasi kondisi pada Pemilu tahun ini berjalan dengan baik demi tercapainya situasi kamtibmas di masyarakat,” tandasnya.

Berikut tuntutan PKC PMII Bali-Nusra yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum PKC PMII Bali-Nusa Tenggara, Aziz Muslim.

  1. Mempercayakan sepenuhnya kepada penyelenggara PEMILU (KPU/BAWASLU) terkait hasil PILPRES 2019
  2. Mendukung Aparat Keamanan (TNI/POLRI) dalam menjaga Perdamaian Bangsa dan Kedaulatan NKRI
  3. Mendesak POLRI dalam mengusut tuntas dalang dan perusuh aksi di tanggal 21-22 Mei 2019.
  4. Tiadakan Organisasi Provokator pemecah belah bangsa Hizbu Tahrir Indonesia (HTI) dll.
  5. PANCASILA JAYA, NKRI HARGA MATI.

Selain itu juga PKC PMII Bali-Nusa Tenggara langsung menyerahkan petisi dukungan kepada perwakilan Polda NTB.

(mn-05)

Bagikan :