Terkait Penerimaan CPNS

CPNS

MATARAM, MATARAMnews – Meski moratorium (penghentian sementara) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terus diberlakukan sampai 2013 disejumlah daerah. Namun tidak untuk Pemerintah Kota Mataram, setidaknya, untuk tahun ini Pemerintah Kota Mataram berpeluang menyelenggarakan penerimaan CPNS.

Hal itu, diungkapkan Kabid Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mataram, Taufik Priyono, Senin (6/2).

Dikatakan Priyono, kendati persyaratan dari pusat terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah sangat ketat dengan berbagai macam syarat termasuk laporan perhitungan kebutuhan pegawai yang diberikan pusat. Namun, kota Mataram masih berpeluang. Hanya saja, jumlah kebutuhan PNS yang dibutuhkan harus dianalisis ulang.

Pasalnya, sesuai ketentuan pusat ada tujuh hal yang harus dilaporkan daerah untuk bisa melakukan seleksi CPNS. Diantaranya harus ada laporan perhitungan kebutuhan pegawai, uraian jabatan, laporan analisis dan beban kerja, peta jabatan, daftar urutan kepangkatan, serta laporan redistribusi berdasarkan disiplin ilmu.

“Dari syarat itu, ada dua yang belum di penuhi pemerintah kota Mataram, yakni uraian jabatan, laporan analisis dan beban kerja dikarenakan kita tidak memiliki SDM yang bertugas itu, namun kalau itu bisa kita penuhi maka penerimaan CPNS bisa kita lakukan,”terangnya.

Untuk itu, Pemkot Mataram melalui organisasi akan mengirim 7 orang mengikuti diklat analisis itu, 4 dari bagian organisasi, BKD 2 orang, SKPD lain dari Kelurahan Cakra Utara 1 orang.

“Kalau tidak Pebruari ini, Maret mereka sudah mengikuti diklat,”ujarnya.   

Priyono sendiri mengaku sampai hari ini belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi. Namun, informasi lisan yang di terimanya bulan September-Oktober mendatang CPNS akan di umumkan.

Soal apa yang paling dibutuhkan di Kota Mataram saat ini, Priyono, mengatakan juga belum diketahui secara pasti sebelum analisis dirampungkan. Analisis sendiri dilakukan Organisasi Kepegawaian bekerjasama BKD. Karena, ada perubahan beberapa lembaga, seperti bakesbanglinmas menjadi kantor, Pol PP menjadi badan dan ketahanan pangan menjadi kantor.  

“Hasil perhitungan saat ini saja kita masih membutuhkan 555 pegawai, baik teknis, guru dan tenaga kesehatan,”ungkapnya.

Bagikan :