Minyak Tanah Langka, Pemkab Lotim Gelar Pasar Murah

Antrian warga Masbagik di salah satu lokasi pasar murah minyak tanah

LOTIM, MATARAMnews – Guna mengurangi beban masyarakat di beberapa wilayah Lombok Timur. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Lombok Timur, menggelar  pasar  murah  untuk minyak tanah, Selasa (7/2/2012).

Antrian panjang warga untuk mendapat minyak tanah di lokasi pasar murah terjadi dibebrapa wilayah. Pantauan media ini, di beberapa desa di Kecamatan Masbagik, seperti di desa Kumbang yang memiliki empat dusun, yaitu Dusun Kumbung Tmur, Kumbung Barat, Bangket Daya dan Sangiang, rata-rata dibanjiri antrian warga disetiap lokasi pasar murah.

Sementara Desa Kumbang mendapatkan jatah minyak tanah sebanyak 5000 liter, dengan harga per liternya Rp.3.250. Namun mengingat jumlah persiapan untuk drum dan distribusinya ke masing-masing wilayah, membutuhkan tambahan biaya, sehingga pihak pemerintah desa mengumpulkan para Kepala Dusun (Kadus) untuk mengatasi tambahan biaya tersebut, sehingga disepakati harga per liternya menjadi Rp. 3.500. Masing-masing Kepala Keluarga (KK) miskin mendapatkan jatah 2,5 liter yang ditukarkan dengan kupon yang sudah dibagikan sebelumnya.

Kepala Desa (Kades) Kumbang Lalu Nasri menyatakan, “dengan semakin mahal dan langkanya minyak tanah saat ini, masyarakat sangat berharap dan gembira dengan pelaksanaan pasar murah minyak tanah ini, bisa mengurangi beban masyarakat kurang mampu, terutama masalah BBM yang sangat mahal saat ini.

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah ini terus dikawal dan diawasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes), untuk  pendistribusiannya agar tepat sasaran.

Kegiatan pasar murah ini, sempat tertunda akibat turunya hujan deras, namun tidak menjadi penghalang terutama bagi para ibu yang sudah rela mengantri cukup lama.

Salah seorang warga saat ditanya media ini mengatakan sangat senang sekali, “saya berharap Pemerintah lebih sering menggelar pasar murah, agar beban kehidupan seperti kami warga kurang mampu dapat terkurangi,” katanya antusias.