Maret PLTU Jeranjang Beroperasi

PLTU Jeranjang

Mataram, MATARAMnews – PLN NTB membeberkan bahwa, pada Bulan Maret mendatang PLTU Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat sudah dapat beroperasi dengan daya 25 Megawatt (Mw). “InsaAllah Maret sudah beroperasi, tapi dari sekarang kita sudah uji coba,” kata GM PLN NTB Akbar Ali kepada wartawan saat melaksanakan pertemuan dengan Komisi III DPRD NTB, Rabu (8/2/2012).

Kendati PLTU Jerangjang beroperasi, lanjut Akbar Ali daya listrik yang tersedia di PLN sudah lebih yaitu 15-20 Mw. “Ini artinya, kalaupun PLTU tidak beroperasi maka daya tetap besar bahkan lebih,” katanya.

Untuk memastikan beroperasinya PLTU Jeranjang, Akbar Ali bersama karyawan PLN lainnya telah melakukan ‘kroscek’ berbagai alat pendukung, sehingga benar-benar positif untuk dioperasikan seperti pipa penyaluran panas uap, hidrotas, dan tastur serta perlengkapan lainnya.

Dia menjelaskan, tempratur gas untuk menghidupkan listrik yang ada di PLTU sangat tinggi, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam mengecek satu persatu alat pendukung beroperasinya PLTU. “Sementara kendala makro tidak ada,” ujarnya.

Kendala makro yang dimaksud yaitu ketika terjadinya cuaca buruk seperti petir atau pohon tumbang, jaringan PLTU sudah aman. “Tiang-tiang jaringan itu sangat tinggi, dan proses pipanisasi ada dibawah tanah. Jadi, tidak ada kendala secara makro,” tegasnya.

Terhadap pemadaman yang selama ini dilakukan oleh PLN NTB diluar jadwal yang ada, Akbar Ali menegaskan bahwa itu terjadi karena faktor cuaca, bukan karena rendahnya daya listrik. “Pemadaman bukan kita kekurangan daya, tapi cuaca, ada pohon yang tumbang, dan petir. Tapi, akhir Februari ini aliran listrik kita rampungkan,” ujarnya.

Untuk saat ini, daya yang tersimpan di PLN NTB sebesar 146 Megawatt (Mw), sedangkan beban puncak hanya 130 Mw. Sehingga, ada sisa daya sebesar 15-20 Mw. Sisa daya itu pun dapat menanggulangi pemasangan listrik baru bagi masyarakat.

Bagikan :