Kawanan Rampok Bercadar Berhasil Gondol Puluhan Juta Rupiah

KLU, MataramNews – Aksi perampokan yang menggunakan cadar kembali beraksi di Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, dalam aksinya ini berhasil menggondol puluhan juta rupiah. Kali ini kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu masuk ke UD Karya Dewi milik Karyasah, warga Dusun Dasan Baro, desa Karang Bajo setelah berhasil merusak kunci jendela yang tanpa terali tersebut.

{xtypo_info} Foto: UD Karya Dewi, Jadi sasaran Perampok  {/xtypo_info}

Menurut Karyasah ketiga perampok yang semuanya menggunakan cadar dan celana pendek itu rata-rata membawa senjata tajam dan masuk melalui jendela dan mengacak kamar kerja dan ruang tamu Karyasah.

Sementara salah seorang diantara mereka masuk ke kamar tidur korban sambil mengancam akan membunuh jika ada yang berani berteriak. “Kami bersama istri dan dua orang putri saya,  tidak berani berteriak karena diancam akan dibunuh menggunakan pedang yang sudah dihunus”, kata Karyasah.

Setelah itu kawan rampok tersebut menanyakan tempat menyimpan uang. Karena hawatir akan terjadi apa-apa terhadap keluarnya, Karyasah pun menunjukkan tempat menaruh uang. “Selain mengambil uang puluhan juta rupiah, juga kawanan rampok menggondol satu buah laptop kerja merek Samsung, hp nokia N-70 yang berisi dompet pulsa serta puluhan bungkus rokok dagangan yang tersimpan didalam rak. Sehingga total kerugian  diperkirakan sekitar Rp. 23 juta lebih”, katanya.

Dikatakan, perampokan itu terjadi pada Sabtu 24/12, sekitar pukul 03.00 dini hari. Dan setelah berhasil mengambil barang-barang berharga, kawanan rampok keluar dengan berjalan kaki kearah selatan. “Saya perkirakan mereka berjalan kaki, karena tidak ada saya dengar suara kendaraan atau sepeda motor”, ungkap Karyasah. Kepala Desa Karang Bajo, Kertamalip yang rumahnya berdampingan dengan korban mengaku tidak tahu kejadian itu.

“Saya tidak tahu kejadiannya, karena ketika bangun pagi warga sudah ramai membicarakan perampokan itu, sehingga kami langsung melaporkan ke petugas keamanan”, katanya.

Kejadian perampokan yang menimpa warganya ini sudah termasuk yang ketiga kalinya, dan hingga saat ini satupun pelakunya belum ada yang ditangkap petugas keamanan. “Ini kejadian yang ketiga, karena beberapa bulan lalu dua orang warganya yaitu Kertanim dan Murdin juga mengalami hal yang sama, dan pelakuknya belum ada yang tertangkap”, jelas Kertamalip.

Kapores Lombok Barat, melalui Polsek Bayan, Ipda Kadek Metria, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Kami sudah menerima laporan dari korban, dan saat ini, pelaku  masih dalam pencarian petugas”, katanya singkat.