Dua Korban Penembakan di Sape Bima Dirujuk Ke RSUP NTB

MATARAM, MataramNews – Dua korban dugaan penembakaan aparat kepolisian yang dirujuk dari RSUD Bima hingga saat ini masih terbaring di RSUP NTB untuk mendapatkan perawatan intensif. Keduanya atas nama Sahabudin (31) warga Soro Lambu dan Awaludin (23) warga Rato Lambu Kabupaten Bima.

{xtypo_info} Foto: korban suhabudin yang sudah menjalani operasi  {/xtypo_info}

Mereka harus mendapatkan perawatan itensif akibat luka parah dibagian paha diduga akibat terkena peluruh tajam saat terjadinya bentrokan antara masyarakat dengan polisi ketika dilakukan pembubaran pendudukan pelabuhan Sape, Sabtu (24/12) pagi.

Saat ini mereka telah dipindahkan perwatannya keruang isolasi yaitu kamar 241 bangsal Plamboyan. Satu dari dua korban tersebut atas nama Sahabudin  yang tertembak  dibagian lutut kiri atas sudah mendapatkan penanganan berupa operasi untuk dikeluarkan peluru pada Minggu  sore kemarin. Sementara itu korban atas nama Awaludin yang tertembak dibetis kanan hingga saat ini belum dioperasi karena kondisinya belum stabil.

Pada wartawan, Sahabudin yang kondisinya sudah mulai sehat, mengakui bahwa ia tertembak peluru tajam. “saya waktu berada diluar pelabuhan dan diluar yang demo,” Ucapnya ketika ditemui diruang perawatan. Namun walaupun begitu alias terkena tembakan peluru polisi Sahabudin tidak menaruh dendam dan benci pada polisi.

{xtypo_info} Foto: Awaludin (23) warga Rato Lambu Kabupaten Bima  {/xtypo_info}