MATARAM, MataramNews – Beberapa aksi perampokan yang sampai saat ini belum berhasil diungkap polisi, namun kini aksi perampokan kembali terjadi diwilayah Kota Mataram. Kali ini pelaku perampokan bersenjata api menyatroni rumah milik H.Ismail Husni (pengusaha media), yang terletak di Jalan Sapta Pesona No 7 BTN Bumi Pagutan Permai, Rabu (4/1) 02.00 dini hari.

{xtypo_info} Foto: , Ilustrator {/xtypo_info}

Pelaku yang diduga lebih dari empat orang masuk kedalam rumah saat penghuni rumah sedang tertidur pulas. Saat kejadian, dirumah tersebut hanya dihuni oleh istri dan anak korban, dan seorang menantu, sedangkan korban sendiri sedang berada diluar daerah.

Tiga orang pelaku yang membawa senpi dan sajam tersebut, berhasil masuk kedalam rumah dengan terlebih dahulu mengcongkel jendela kemudian membuka pintu yang saat itu kuncinya tergantung dipintu. Setelah berhasil masuk, kemudian pelaku yang menggunakan penutup muka langsung menggedor kamar-kamar yang ada dan meminta untuk tidak memberikan perlawanan dan dikumpulkan didalam satu tempat.

Menurut informasi yang didapat dilokasi menyebutkan bahwa selain tiga orang pelaku masuk kedalam rumah ternyata diluar ada juga yang berjaga. Saat melancarkan aksinya para pelaku yang berada didalam rumah sempat menodongkan pistol kearah istri korban dan menantunya, mereka diminta untuk menunjukkan tempat menyimpan uang.

Berdasarkan data yang disodorkan oleh pihak kepolisian dalam aksi perampokan yang berlangsung dalam beberapa menit tersebut pelaku berhasil menggondol, 3  HP jenis Blackberry, 1 HP nexian, 2 Unit Laptop, 1 Buah PS2, 1 buah Aipot Apple, Perhiasan emas, Mutiara laut 1 Kg, uang tunai Rp 5 Juta. Dari hasil pantauan MataramNews di TKP, polisi sempat mendatangkan anjing pelacak ke lokasi guna untuk mencari jejak para pelaku.

Anjing dari Unit Satwa Polda NTB tersebut mengendus jejak para pelakunya berada tidak jauh dari rumah korban, tepatnya disebuah rumah kosong, namun dari tempat tersebut penciuman anjing terpusat dan diduga para pelaku melarikan diri dengan menggunakan kendaraan.

Kapolres Mataram melalui Kasubag Humas, AKP Arif Yuswanto,membenarkan atas peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan guna untuk menggungkap para pelakunya. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp 150 juta.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !