- advertisement -

GORONTALO — AK, oknum polisi berpangkat brigadir satu, diduga telah menembak Arfan Arsyad (30) pada bagian kepala hingga tewas, Rabu (11/1/2012), pukul 01.00 Wita di Pasar Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Diduga AK dalam kondisi mabuk berat saat menembak kepala korban.

Saat ini jenazah korban disimpan di kamar mayat RSUD Aloei Saboe, Kota Gorontalo. Korban adalah buruh pabrik gula di Boalemo dan memiliki dua anak perempuan berusia enam tahun dan laki-laki berusia empat tahun.

Informasi yang dihimpun Kompas, sebelum kejadian, AK sedang minum minuman keras bersama Aryanto Arsyad (28), adik korban. Melihat si adik mabuk, Arfan mengingatkan keduanya agar menyudahi meminum minuman keras. Namun, upayanya itu dihalang-halangi AK.

”Pelaku menodongkan pistol ke kening korban sembari mengingatkan agar tak ikut campur. Tiba-tiba pistol meletus, korban langsung roboh bersimbah darah dan meninggal di tempat,” ujar Sudirman Dahima (43), paman korban, saat ditemui di rumah sakit.

Sampai kini belum ada tanggapan resmi dari polisi. Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Lisma Dunggio belum memberi jawaban saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Sumber:kompas.com





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !