PERESMIAN: Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT menandatangani prasasti peresmian gedung baru DPRD Loteng, Jumat (1/2/2019)
- advertisement -

TANJUNG, MataramNews – Penggodokan pelbagai aspek pembangunan di desa mesti direncanakan dengan matang dan pengambilan berbagai konsep dan gagasan pembangunan hingga fase penentuan skala utama lini-lini pembangunan ditentukan dalam musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes).

Musrenbangdes merupakan forum penting yang harus diadakan untuk menyerap berbagai gagasan dan aspirasi masyarakat desa. hasil curah saran (brainstorming) dan dialektika berbagai wacana pembangunan dalam musrenbangdes, selanjutnya akan dijadikan pertimbangan dan acuan pemerintah desa dalam mengambil keputusan akhir penentuan aspek-aspek mana yang perlu diusulkan beserta pos-pos pembiayaanya.

Tujuan musrenbangdes diarahkan untuk memudahkan pemerintah desa dalam mengeksekusi proses pembangunan di masa mendatang, pasalnya segala bentuk pemikiran dan ide kreatif pelbagai elemen masyarakat desa ditampung di dalamnya untuk kemudian menjadi pedoman bagi pemerintah desa dalam mengambil skala prioritas pembangunan di desanya. Demikian pandangan umum peserta rapat yang mengemuka dalam Musrenbangdes Bentek, beberapa hari lalu di aula kantor desa setempat.

Kepala Desa Bentek, Budiarta, dalam memimpin jalannya musyawarah sependapat dengan pandangan umum peserta rapat tersebut. Bahwa rencana pembangunan desa memang mesti diambil dalam forum musrenbangdes, sebab seluruh stakeholder desa hadir memberi gagasan, masukan, kritik, dan saran dalam membangun desa.

”Musrenbangdes di awal tahun 2012 kali ini adalah meomentum yang tepat untuk menentukan skala prioritas pelbagai jenis program pembangunan desa ini ke depan. Musrenbangdes ini bermakna penting sebagai dasar pertimbangan kami untuk mengawal aspirasi-aspirasi kita guna memilah lini-lini mana yang perlu dibangun ke depan baik pembangunan fisik maupun non fisik,” tutur Budi pada MataramNews.

Di samping itu, lanjut Budi, forum musrenbangdes juga untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan desa sebelumnya, karena pada fase pelaksanaan di lapangan tak jarang ditemukan kendala-kendala yang membuat proses pembangunan terhambat. Sehingga, implementasi program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahap selanjutnya bisa meminimalisir adanya rintangan dan kendala yang muncul.

Sementara itu, Ketua LPM Desa Bentek, Giri Putra, menuturkan, fokus utama musrenbangdes sesunggunya menetapkan skala prioritas usulan pembangunan desa yang selanjutnya akan diajukan pada pemerintah daerah, usulan pembangunan mental masyarakat (sektor pembangunan suprastruktur) maupun usulan pembangunan fisik (infrastruktur) dari seluruh dusun yang ada di bawah kewenangan pemerintahan Desa Bentek. “ Peserta musrenbangdes hari ini terdiri dari segenap komponen wakil-wakil masyarakat tiap-tiap dususn di Bentek. Kami harap rapat ini betul-betul dapat menyerap berbagai ragam aspirasi masyarakat akar rumput, dan bukan kegiatan rutinitas semata,” ketusnya.

Sependapat dengan Giri Putra, Masrudin, mengungkapkan, musrenbangdes ini murni diperuntukkan guna  menyerap dan mengakomodir aspirasi dan kemauan masyarakat dalam menetukan skala utama pembangunan desa ke depan. “ Forum musrenbangdes saat ini harus dapat menelurkan ide-ide inovatif bagaimana sebaiknya membangun desa kita ke depan agar bisa mewujudkan peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. 





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !