- advertisement -

Loteng, MataramNews – Terkait sering padamnya listrik di wilayah Lombok Tengah (Loteng) tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga, kondisi ini membuat masyarakat kecewa dengan pelayanan PLN.

Cuaca buruk, tidak bisa dijadikan alasan oleh PLN untuk melakukan pemadaman terus menerus, ungkap Sekretaris Umum PC. PMII Loteng Muhammad Juaini saat melantik pengurus komisariat PMII Al-Huda Bagu, sabtu 21/1/2012.

Kalau berbicara masalah pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN di wilayah Loteng dimana tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat, ini merupakan pembodohan dan pembohongan yang dilakukan PLN kepada masyarakat, ungkapnya.

Kalaupun ada pemadaman pihak PLN seharusnya memberitahukan dahulu kepada masyarakat jadi masyarakat tidak resah dengan kondisi ini, apalagi PLN Ranting Praya sering terjadi pemadaman berjam-jam bahkan sering juga seharian, ungkap Muhammad Juani didepan ratusan kader PMII yang hadir saat itu.

Sebentar lagi siswa-wi akan melaksanakan ujian, adek-adek kami ini sedang belajar butuh konsentrasi untuk mengikuti ujian nantinya. Kalaupun PLN tetap saja sering mematikan lisrik maka adek-adek kami ini terganggu proses belajarnya, jelasnya. Apalagi juga adek-adek kami ini sering mengadakan praktek dimana menggunakan listrik sebagai penerang dan alat-alat yang digunakan menggunakan listrik, mereka juga les untuk mengejar target, ungkapnya.

Sebenarnya banyak hal yang akan kami pertegas kepada PLN Ranting Praya diantaranya terkait masalah pemasangan KWH yang tidak sesuai biayanya dari PLN sendiri dan ironisnya yang melakukan ini oknum PLN sendiri atau pihak-pihak yang yang diberikan kepercayaan oleh PLN untuk menangani pemasangan, ungkapnya.

Penarikan untuk biaya sampai pemasangan KWH berpariasi ada yang 2.5 juta bahkan 3.5 juta per KWH, jadi kalau pelanggan tidak membayar maka proses pemasangannya KWH tidak dilayani dengan cepat.

Padahal tiap tahunnya PLN harus menuntaskan pemasangan KWH yang sudah ada di daftar tunggu namun yang terjadi berbeda, bagi yang sudah ada namanya didaftar tunggu kalau belum siap membayar sesaui dengan tarif dari calo maka dipasang belakangan. Yang didahulukan utuk dipasangkan KWH nya yang berani bayar sesuai tarif calo, jelasnya.
 
“Ini merupakan tanggung jawab PLN, dan melihat sering terjadinya pemadaman tanpa pemberitahuan. Dan kami berencana akan mendatangi kantor PLN ranting Praya kalau dalam waktu dekat ini listrik tidak di nyalakan dengan normal.” tegas Muhammad Juaini.