(MATARAM) MATARAMnews – Persoalan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup menjadi alas an dua orang komplotan perampok melancarkan aksinya. Hal itulah yang dikatakan oleh salah seorang  pelaku perampokan yang baru ditangkap oleh Tim gabungan dari Polres Mataram dan Polda NTB. “Alasan ekonomi dan  tidak punya pekerjaan maka kami melakukan perampokan,” Ucap Kace (31) warga Dusun Sebowo Desa Bonjeruk, Jonggat Loteng ketika ditemui Senin (13/2) pagi.

Menurut, pria yang pernah mengadu nasib di negeri Jiran tersebut, selama ini Ia tidak memiliki pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menghidupi keluarganya. “Sejak tambang emas di tutup oleh pemerintah di Loteng saya berhenti punya kerja,” Paparnya ditemani oleh Arni alias amaq engkak (31), warga Dusun Beber Desa Pengejek, Jonggat, Loteng. teman satu komplotannya.

Bahkan dirinya, tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah setempat, padahal sebelumnya pernah meminta bantuan modal pada petinggi dan anggota dewan setempat. “Saya pernah minta bantuan untuk berwirausaha namun malah dijawab besok saja,” terang pria yang mengaku sudah 11 kali melakukan aksi pencurian dan perampokan serta empat kali keluar penjara.

Sementara itu, hal senada juga diucapkan oleh, amaq Engkak alias Erni (31), Warga Dusun Beber Desa Pengejek, Jonggat Loteng, yang merupakan rekan Kace, ia melakukan aksi karena terbelit ekonomi sejak tambang emas di Loteng ditutup pemerintah setempat. “Kami minta pemerintah menciptakan lapangan kerja bagi rakyatnya agar tidak terlibat dalam berbuat kejahatan,” Ucapnya sambil berjanji untuk tidak akan mengulang aksinya.