Penataan PLP-BK PNPM Mandiri Perkotaan Dicanangkan

MATARAMnews – Penataan Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK) Program Nasional Pembangunan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan di Kota Mataram dicanangkan. Pencanangan dilakukan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh di Lingkungan Peresak Timur Kelurahan Pagutan Kecamatan Mataram, Kamis (6/10).

{xtypo_info}FOTO: Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, canangkan PLP-BK PNPM di Lingkungan Presak Timur, Pagutan Kecamatan Mataram{/xtypo_info}

Pencanangan ditandai dengan peletakan batu pertama pembuatan jamban keluarga di Lingkungan Peresak Timur oleh Walikota yang didampingi Kepala Bappeda HL. Anggawa Nuraksi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) H. Syaiful Mukmin dan camat lurah setempat.

Dalam kesempatan itu Walikota menyebutkan program PLP-BK PNPM Mandiri Perkotaan sangat membantu program pembangunan di Kota Mataram, karena memberikan manfaat serta dampak positif bagi masyarakat di Kota Mataram. Menurut beliau, dua program mendesak dalam pembangunan infrastruktur di Kota Mataram adalah masalah jalan dan saluran. Bahkan  setelah dilakukan pendataan oleh SKPD terkait salah satunya Bappeda menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan sebesar Rp100 miliar dan Rp50 miliar untuk saluran. “Sementara kalau mengandalkan APBD Kota yang bersumber dari PAD dan hanya Rp52 miliar tentu sangat minim. Oleh karena kami sangat berharap bantuan kerjasama baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” katanya.

Oleh karena itu, Walikota berharap dana stimulan sebesar Rp1 miliar untuk satu kelurahan dapat dikelola sebaik mungkin dan dipetanggungjawabkan secara transparan. Selain itu seluruh masyarakat  di Kelurahan Pagutan dan Kelurahan Cakranegara Selatan dapat turut berpartisipasi dalam mensukseskan program PLP-BK ini.

Sementara Asisten Koordinator Urban Planer PNPM Mandiri Perkotaan, Vindya menjelaskan dana sebesar Rp2 miliar  masing-masing Rp1 miliar untuk Kelurahan Pagutan dan Kelurahan Cakranegara Selatan dalam perencanaannya digunakan untuk penataan Kali Unus, pemasangan paping blok, pebangunan jamban keluarga , pengelolaan limbah hewan ternak, rehab rumah kumuh, pemasangan sarana air bersih, dan pengaspalan jalan. “Untuk Kelurahan Pagutan terpilih Lingkungan Peresak dengan program Kampung Hijau Seraya sedangkan Kelurahan Cakranegara Selatan di Lingkungan Seganteng sebagai kampung kerupuk. Dua kawasan inilah yang akan menjadi kawasan prioritas selama dua tahun ke depan,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Bappeda Kota Mataram, HL. Anggawa Nuraksi bahwa aggaran masing-masing sebesar Rp1 miliar tersebut, dibagi  menjadi dua program. Meliputi  Rp300 juta untuk perencanaan dan Rp700 juta untuk pembangunan infrastruktur kawasan prioritas.

(Rilis Humas Pemkot Mataram: Nir/Foto Yudi)