LOMBOK, MN — Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Al-Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMI NU) menyerahkan beasiswa bagi Santri, Majlis Ta’lim pesantren hingga BLK bagi Pesantren terdampak gempa.

Penyerahan beasiswa tersebut dilakukan di Aula NU NTB, pada Kamis (8/11/2018). Dihadiri oleh Plt. Syuriyah PWNU NTB TGH. Lalu Sohimun Faisal, Plt. Ketua PWNU NTB Prof. Dr. Masnun Tahir, Rektor UNU NTB Baiq Mulianah, dan Sekertaris PWNU NTB H. Lalu Winengan, serta pimpinan Ponpes.

Ketua PP RMI NU sekaligus Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan KH. Abdul Ghaffar Rozin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan beberapa mitra di bidang ekonomi untuk membantu pesantren terdampak gempa.

“Kami menyalurkan beasiswa santri terdampak gempa sebanyak 25 pesantren dan 25 majlis pesantren,” ungkap KH. Abdul Ghaffar Rozin.

Selain itu, PP RMI NU juga memberikan 5 Pesantren untuk mengembangkan BLK. Masing-masing satu pesantren mendapatkan satu miliar rupiah.

“Kita memberikan pengembangan BLK kepada pesantren terdampak gempa, baik di Lombok dan di Palu untuk mempercepat recovery,” kata Gus Rozin sapaan akrab Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan itu.

Sementara, Ketua Tim NU Peduli sekaligus Rektor UNU NTB, Baiq Mulianah menyebutkan bahwa hari ini telah menyerahkan beasiswa kepada santri ponpes yang terdampak gempa.

“Pemberian beasiswa ini merupakan bagian dari program NU Peduli terhadap gempa Lombok-Sumbawa,” katanya.

Selain beasiswa, kata Baiq Mul, juga pesantren diberikan BLK untuk memberikan kesempatan kerja bagi para santri. “Kami berharap dengan adanya BLK di pesantren bisa memberikan kemampuan bagi santri untuk menghadapi dunia kerja,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Ketua PWNU NTB, Prof. Dr. Masnun Tahir menyampaikan bahwa NU Peduli terus melakukan yang terbaik bagi pesantren yang terdampak gempa.

“Hari ini, RMI menyerahkan beasiswa, pengembangan majlis taklim dan BLK bagi pesantren yang tetdampak gempa. Semoga ini bermanfaat untuk mempercepat proses rehab pascagempa,” pungkasnya. –(mn-07)