Samsul Qamar : Siap Memimpin DPC Partai Demokrat Loteng

MATARAMnews – Muscab Partai Demokrat Lombok Tengah (Loteng), rencananya digelar dari tanggal 9 Oktober 2011.  Hal ini menjadi perbincangan hangat dikalangan kader Partai Demokrat, paasalnya siapa yang akan memimpin Demokrat Loteng kedepannya?.

{xtypo_info} FOTO: M. Samsul Qamar, Anggota DPRD Loteng Demokrat Dapil Jonggat-Pringgarata{/xtypo_info}

Salah satu kandidat bakal calon ketua DPC Partai Demokrat Loteng, M. Samsul Qamar ketika di temui MataramNews (5/10/2011) mengatakan, bahwa kami loyal terhadap DPD I NTB, kalaupun nanti DPD buka kran demokrasinya, maka kami siap, tapi jika nanti DPD I menunjuk siapa yang akan dicalonkan kami juga siap. Namun harus kita pikirkan bahwa proses demokrasi itu yang kita impikan.

“Jika nanti ada yang mencalonkan diri dari luar kader, itu sah-sah saja dan siapapun yang ingin masuk ke Demokrat kami welcome, sedangkan kita punya porsi masing-masing, jadi yang namanya orang luar tidak mungkin langsung menjadi pucuk pimpinan,” pungkasnya.

Berbicara DPD I, lanjutnya, boleh lah karena mencakup seluruh NTB, artinya bahwa kita butuh pemimpin yang mempuni dalam politik ini. Dan Ketua DPD I sendiri menginginkan kader yang memimpin di DPC yang loyal, karena DPC merupakan ujung tombak dan juga sebagai penghargaan kader yang sudah ada, “itulah yang terjadi bukan hanya di Loteng saja,” tegasnya.

Tambahnya, bahkan ditengarai muncul SK-SK baru untuk PAC yang di keluarkan DPC saat ini, tentunya ini menyalahgunakan haknya sebagai DPC atau kewenangan yang di miliki oleh DPC.

Sementara, dikhawatirkan nantinya terjadi kekecewaan kader Demokrat dari arogansi politik yang dilakukan DPC, karena perjuangan yang telah dilakukannya mulai dari Pemilu, Pilpres, Pilgub dan Pilbup. “Kok tiba-tiba pada saat pemilihan mereka diganti dengan orang baru, dan ini merupakan opertunis dimana orang-orang yang sering loncat pagar,” ungkapnya.

Harapan DPC untuk memaksimalkan kader-kader Demokrat tampil, sebagai penghargaan terhadap perjuangan dan kerja keras para kader Demokrat dalam membesarkan partai.

(Laporan: Zam | Loteng)