Dinas LH Lotim Bungkam Ditanya Amdal Proyek Pembuatan Daratan Baru Pantai Suryawangi

LOTIM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lombok Timur (Lotim), Mulki, bungkam ditanya wartawan soal Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) proyek pembuatan daratan baru pantai Suryawangi Labuhan Haji Lotim.

Satu lagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lotim, yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lotim, terkesan menolak memberikan keterangan terkait Amdal proyek pembuatan daratan baru pantai Suryawangi Labuhan Haji.

Hingga saat ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lotim bungkam, belum mau memberikan keterangan terkait Amdal proyek pembuatan daratan baru pantai Suryawangi Labuhan Haji. Seperti Dinas terkait lainnya yang juga enggan memberikan keterangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Perizinan Lotim juga enggan mengomentari proyek tersebut. Namun Kepala Dinas Perizinan Lotim, M.Syukri mengaku belum mengeluarkan izin kegiatan pembuatan dartan baru di pesisir pantai Suryawangi Labuhan Haji itu.

“Kalaupun saya komentari proyek tersebut takut salah. Coba cari dan tanya soal proyek itu ke Kabag Hukum,” kata M Syukri berkilah, saat dikonfirmasi mataramnews.co.id di kantornya, Selasa kemarin.

Selain itu pihak Dinas Kebersihan dan Tata Kota Lotim juga enggan mengomentari proyek itu, padahal kendaraan plat merah yang digunakan mengangkut material proyek itu diduga kendaraan milik Dinas Kebersihan.

Sementara itu masyarakat mulai bertanya-tanya soal proyek yang sedang dikerjakan Pemkab Lotim di pesisir pantai Suryawangi itu. Masyarakat pertanyakan dari mana anggarannya, hingga menanyakan penggunaan kendaraan plat merah untuk mengangkut material proyek itu. Namun Pemkab Lotim tetap tak bergeming. Malah terkesan tutup mulut.

(mn-13/r3)