Ternyata, Loteng Belum Akui Sah Pantai Nambung Milik Lobar

LOTENG – Persoalan Nambung belum kunjung usai. Dua kabupaten yaitu Lombok Barat (Lobar) dan Lombok Tengah (Loteng), masih saling klaim. Kendati kemarin Pemkab Lobar menyatakan sah Nambung milik Lobar dan silang sengketa sudah usai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H M Nursiah, mengungkapkan belum menerima Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, terkait batas wilayah yang diklaim Pemkab Lobar sah itu (pantai Nambung).

“Saat ini, kami (Pemkab Loteng) belum menerima SK Mendagri terkait batas wilayah,” sebut Nursiah kepada sejumlah wartawan di kantornya, Kamis 26 Oktober 2017.

Ditegaskan Sekda Loteng, telah dengan terang benderang bahwa pantai Nambung yang disengketakan jelas milik Kabupaten Lombok Tengah berdasarkan Undang Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang pembentukan daerah tingkat I Bali-NTT dan NTB. “Itu lah acuannya,” tegas Nursiah.

Diakui Nursiah, Pemkab Loteng belum diajak musyawarah terkait silang sengketa pantai Nambung oleh Pemkab Lobar. “Etikanya, persoalan apapun yang menyangkut dua kabupaten harus melalui rembuk atau musyawarah,” tandasnya.

Baca Juga: Pantai Nambung, Akhirnya Sah Milik Lombok Barat

Sementara sebelumnya, Pemkab Lombok Barat telah menyatakan silang sengketa yang berlangsung lama antara Pemkab Lobar dengan Pemkab Loteng terkait batas wilayah di Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong termasuk pantai Nambung telah usai.

Berdasarkan Permendagri Nomor 93 tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat tertanggal 26 September 2017 lalu telah terang benderang menyatakan bahwa Pantai Nambung yang disengketakan ditegaskan masuk dalam wilayah Kabupaten Lobar.

Dalam salinan Permendagri itu diperolah kejelasan bahwa batas wilayah dua kabupaten itu telah sesuai dengan kesepakatan ke dua belah pihak melalui fasilitasi dari Pemprov NTB yang juga sudah mendapat persetujuan dari Tim Penegasan Batas Daerah Pusat.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid yang dikonfirmasi disela-sela kunjungannya di Dusun Bakong Dasan Desa Lembar tidak banyak berkomentar. Dia hanya mengucap syukur akhirnya kejelasan batas wilayah di Pantai Nambung itu selesai.

“Selanjutnya kami berharap agar semua pihak menghormati keputusan itu. Kita tetap NKRI, sehingga tidak ada yang perlu diperpanjang lagi,” katanya Rabu kemarin, 25 Oktober 2017.

(mn-08/r3)