TGB Akan Sediakan Fasilitas Khusus untuk Kiai Sepuh NU

MATARAM – Untuk menyukseskan dan memeriahkan pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Mataram yang akan dibuka Presiden Jokowi tanggal 23 November 2017, pukul 13.00 Wita di Islamic Center, Gubernur NTB memerintahkan jajaran SKPD dan OPD dilingkungan Pemprov NTB untuk berpartisipasi aktif dalam acara tersebut.

Selain itu TGB akan menyediakan fasilitas khusus, diluar tanggungan Pemprov dan panitia untuk para Kyai Sepuh NU yang menghadiri acara Munas dan Konbes NU. Ini sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan TGB terhadap marwah para ulama dan Kyai Sepuh NU.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Munas dan Konbes NU, Lalu Winengan dalam rapat koordinasi antara panitia daerah dan panitia nasional PB NU di Aula PW NU NTB, kamis sore, 26 Oktober 2017.

Selanjutnya Winengan menyampaikan informasi perkembangan pekerjaan masing masing seksi dalam menunjang kelancaran acara Munas dan Konbes NU ini.

Rapat koordinasi antara panitia daerah dan panitia pusat PB NU dipimpin dan dipandu oleh Wakil Ketua PB NU, Robikin Emhas dibantu sejumlah panitia nasional yang hadir seperti Gus Ali, Gus Fikri, Gus Naim maupun ibu Yayuk.

Sementara dari panitia daerah tampak hadir, Ketua PW NU NTB TGH Taqiuddin Mansyur, Sekretaris Panitia H Marinah Hardi, Pengasuh Ponpes Nurul Islam Hj Wartiah beserta tiga pengurus ponpes lainnya yakni utusan Darul Fallah, Darul Quran, Darul Hikmah dan Ponpes Al Halimi Sesela Lombok Barat. Juga tampak hadir koordinator Seksi Transportasi Agus Mulyadi, Koordinator Akomodasi Abdul Majid, Koordinator seksi acara Baiq Mulyana, seksi Bazar Nuairi, Suaib Qori dan lainnya.

Sementara itu Robikin Emhas juga menginformasikan sebelum acara Munas dan Konbes NU, pihak Pengurus Besar NU sudah menginisiasi tiga acara besar yang disebut Pra Munas dan Konbes untuk wilayah indonesia bagian timur yg dipusatkan di kota Menado tanggal 11 November 2017 dengan thema NU dan kebhinekaan. “Pesertanya seluruh PW NU yang ada di indonesia bagian timur, termasuk NTB,” ujarnya .

Selanjutnya untuk acara pra Munas wilayah indonesia bagian tengah dipusatkan di Kalimantan Tengah yakni di Kota Palangkaraya dan sudah dilaksanakan tanggal 10 Oktober 2017 dengan tema Kesenjangan ekonomi dan penguatan ekonomi warga Nahdliyin.

Lebih jauh Robikin mengatakan acara pra Munas untuk indonesia bagian barat akan dilangsungkan di Lampung yang mengangkat tema tentang reforma agraria. “Untuk komisi baksul masail pra munas akan dilaksanakan di kota purwakarta tanggal 11 November sampai 12 november 2017,” lanjutnya .

Ditegaskan Robikin bahwa semua rangkaian acara pra Munas yang sudah dan akan dilaksanakan oleh PB NU ini merupakan komitmen NU untuk peduli terhadap permasalahan ummat dan kebangsaan.

Sementara itu Sekretaris Panitia H Marinah Hardi menambahkan bahwa untuk undangan peserta resmi Munas dan Konbes NU sejumlah 700 orang. Pihak panitia daerah sudah menyiapkan lokasi akomodasi untuk masing peserta tersebut di lima pondok pesantren yang yakni Ponpes Nurul Islam, Darul Fallah, Darul Quran dan Ponpes Al Halimi. “Sementara untuk akomodasi panitia nasional akan dipusatkan di Ponpes Darul Hikmah,” ujarnya .

Selanjutnya rapat juga menyetujui bahwa panitia daerah akan menyediakan konsumsi untuk peserta 1200 yang tersebar diberbagai ponpes, kendaraan berjumlah 90 unit yang terdiri dari berbagai tipe bus, minibus, motor, san lainnya. “Untuk panggung, design, sound system, 60 stand bazar tanggungan panitia nasional,” pungkas Robikin.

(mn-09/r3)