LOMBOK BARAT – Demi kelancaran pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2018, Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Lombok Barat (Lobar) bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menggelar rapat sosialisasi dan koordinasi layanan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan di aula KPU Lobar, Selasa (4/4/2017).

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh ketua KPU Lobar Suhaemi Syamsuri didampingi Divisi Tekhnis KPU M. Amirullah dan Kabid Kependudukan Dinas Dukcapil Agus Martimbang. Hadir juga dalam kesempatan itu sembilan anggota perwakilan partai politik yang ada di Lobar, unsur Kepolisian dan TNI.

“Kita hadir semua disini dalam upaya pemuktahiran data, agar kedepan perbaikan daftar pemilih bisa lebih baik dan menjadi prioritas pihak terkait. KPU sebagai garda terdepan pemilu mengharapkan agar daftar pemilih bisa akurat dan bersih dari semua masalah,” ujar Suhaemi.

Untuk mendata pemilih yang akan melaksanakan Pemilihan Bupati (Pilbup) Lobar dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB, pihak KPU telah berkoordinasi dengan Polres Lobar dan Kodim 1606/Lobar. “Koordinasi ini kita lakukan untuk mengetahui jumlah pemilih yang keluar karena menjadi anggota Polisi dan tentara, serta anggota pemilih yang masuk karena telah pensiun dari kesatuannya,” tambahnya.

Amirullah, Divisi Tekhnis KPU mengatakan, dari data KPU Lobar per-31 Maret 2017, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 493.487 orang. “Ini adalah data pemuktahiran berkelanjutan. Data terakhir akan kami himpun per-31 Desember 2017. Sementara itu, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk PilBup dan PilGub sudah final, berjumlah 1.180 TPS,” terangnya.

Sementara itu perwakilan dari Partai Bulan Bintang, H. Lukman mempertanyakan tentang pelaksananaan perekaman E-KTP yang sering tersendat. Menjawab hal itu Agus Martimbang mewakili Dinas Dukcapil berjanji akan memperbaiki segala kekurangan yang ada.

(asep/red)