Fenomena Peran Paranormal dalam Kontestasi Pilkada Akan Dibedah

LOMBOK – Meskipun tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, namun faktanya di masyarakat sejak dahulu mempercayai adanya kekuatan supranatural yang biasa dipakai untuk berbagai kepentingan dengan beragam cara dan prasyaratnya, termasuk dalam urusan politik.

Guna membedah fenomena kekuatan supranatural tersebut, Mi6 akan menggelar Kamisan pada Kamis 6 April 2017, pukul 20.30 wita, bertempat di Kantor Mi6, Jalan Sriwijaya No 16 Mataram (Depan Lombok Episentrum Mall).

Tema diskusi Kamisan yang diusung Mi6 yaitu “Peran Paranormal dalam Kontestasi Pilkada”. Adapun Hariannya adalah Iman Ulet Jaya, Gus Muji , tokoh spiritual asal Sape Bima, Ustadz Nasir, anggota DPRD NTB Ruslan Turmuzi dan Sekjend PW NU NTB Lalu Winengan, sebagai pendukung kaum paranormal.

Sebagaimana dalam rilis yang diterima mataramnews.co.id, menurut Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, dalam perspektif realitas banyak orang yang tidak menyakini kekuatan supranatural dengan alasan yang tidak mereka terima secara logis dan rasio.

“Hal ini karena tidak bisa di rasionalitas secara logis dan ilmiah,” ujar Didu panggilan akrab Bambang Mei Finarwanto, sembari mengatakan bahwa kelompok yang tidak mempercayai kekuatan paranormal biasanya kalangan terpelajar dan berpendidikan karena keseharian dihadapkan pada teori teori akademik yang ilmiah.

Selanjutnya Didu mengatakan realitasnya kebanyakan warga masyarakat masih mempercayai hal-hal yang ghoib dengan berbagai keyakinannya. Dimana keyakinan ini ungkap Didu, dilatarbelakangi oleh kebiasaan dan mitos yang berlaku di masyarakat. Sebagai contoh masyarakat Sasak akan penanggalan kuno atau Warige yang dipakai untuk mengetahui hari baik atau buruk.

Keyakinan akan ada kekuatan lain yang tak kasat mata ini selain menjadi sugesti juga kerap dijadikan semacam petunjuk untuk mengetahui hal-hal yang akan terjadi.

Lebih lanjut dalam rilis tersebut, menurut Sekjend PW NU NTB Lalu Winengan, bahwa dirinya menyakini adanya kekuatan supranatural untuk membantu hal-hal kebaikan sekaligus untuk mencegah kejadian-kejadian yang buruk.

“Nanti dalam forum Kamisan Mi6, saya siap membuka tabir tersebut dengan berbagai fakta yang bisa dirasionalkan,” ujar Lalu Winengan yang juga Ketua Desak Datu itu.

Sementara itu Ruslan Turmuzy menyatakan dirinya siap hadir menjadi narsumber acara Kamisan Mi6 dengan perspektif berbeda. “Saya sudah dihubungi Direktur Mi6 untuk jadi Narsum dan saya siap,” tambah RT panggilan akrab Ruslan Turmuzi yang dikenal sebagai anggota DPRD yang populis, merakyat dan juga vokal itu.

Menurut Abdul Majid, selaku Moderator acara itu, dipastikan acara Kamisan Mi6 malam Jumat ini akan di atensi banyak kalangan, karena temanya yang menarik dan membuat penasaran.

“ini baru terjadi soal supranatural didiskusikan dan dikaji di depan publik,” lanjut Abdul Majid yang juga Ketua Baanar NTB tersebut.

(joko/red)