H Didi Wahyudi

Dompu, MATARAMnews – Merasa terhina karena dituding ikut menikmati uang rentenir yang konon dipinjam oleh Bendahara Setda Dompu Muhammad, 5 orang anggota DPRD setempat yakni Ketua DPRD Rafiudin Anas, Wakil Ketua Iwan Kurniawan, Ketua Komisi I Sirajudin, Ketua Komisi II  H Didi Wahyudi dan Anggotanya Kurnia Ramadhan melaporkan Sri Guna ke Mapolres Dompu.

Laporan itu berdasarkan bukti dan fakta di lapangan secara lisan maupun tulisan, Sri Guna sang pemilik uang pernah  menuding kelima wakil rakyat telah menerima sejumlah uang dari Muhammad pada suatu orasi aksi demonstrasinya maupun pernyataan secara resmi pada sejumlah media massa .

Setelah Ketua Komisi I Sirajudin SH, Selasa (06/03/2012) kemarin giliran Wakil Ketua DPRD Iwan Kurniawan dan Anggota Komisi II Kurnia Ramadhan mendatangi Mapolres untuk melaporkan hal yang sama.

Karena memenuhi unsur pidana, keduanya langsung diperiksa penyidik Unit I Pidana Umum Polres umum untuk dimintai keterangan seputar laporannya. Diruangan penyidik, Iwan yang lebih awal di periksa memberikan jawaban selengkapnya sesuai dengan bukti yang dimiliki agar dapat dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Begitu pula Kurnia Ramadhan, Ia memberikan keleluasaan kepada penyidik untuk melontakan berbagai pertanyaan. ‘’saya berusaha semaksimal mungkin tidak membuat penyidik kesulitan dalam memproses laporan kami lebih lanjut hingga ke meja hijau,’’ paparnya sebelum diperiksa oleh penyidik Polres setempat.

Usai pemeriksaan, Iwan yang didampingi pengacaranya Umaiyah SH MH mengaku bakal menjerat Sriguna dengan 4 pasal KUHP diantaranya pasal 154 tentang penghinaan terhadap pejabat Negara dengan ancaman hukuman 7  tahun penjara, pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan ancaman hukuman 4 tahun penjara, pasal 310 pencemaran nama baik dan 311 pencemaran nama baik secara tertulis.

‘’Kami melaporkan atas nama pribadi masing-masing dan kelembagaan,’’ jelas Mantan Ketua DPD II PAN Dompu ini. Sementara 2 wakil rakyat lainnya H Didi Wakyudi dan Rafiudin Anas dipastikan Rabu (07/03/2012) akan melaporka  hal yang sama.

Sedangkan Sri Guna yang dihubungi via ponsel untuk di wawancara mengenai laporan tersebut  hingga saat ini belum berhasil ditemui.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !