Para pelajar yang terjaring Razia Pelajar oleh Sat Pol PP Kota Mataram

Mataram, MATARAMnews – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram berhasil menjaring sebanyak sebelas orang pelajar SMP dan SMK sedang asyik tidur-tiduran di salah satu berugak di Taman Loang Balok, Mapak, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Selasa (26/3/2012) pukul 10.00 Wita.

Razia terhadap pelajar ini menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mereka mengenakan pakaian seragam pada saat jam sekolah di lokasi yang biasa didatangi peziarah makam dari seluruh penjuru wilayah di Pulau Lombok ini. Bahkan ada pula di antara mereka yang sedang berduaan dengan pasangannya yang kebetulan mengenakan pakaian bebas.

“Apa pun alasan mereka. Mau habis try out atau apalah, guru tidak ada, itu sebenarnya tidak diperkenankan. Apa pun alasannya, mereka harus ganti baju,” kata Kasi Bina Mitra Kantor Polisi Pamong Praja Kota Mataram, Bambang Eko Y.

Pada razia kali ini, menurut Bambang, pihaknya hanya mendata para pelajar ini dan meminta mereka untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan itu. “Apabila nanti mereka tertangkap lagi, kita akan serahkan ke gurunya supaya gurunya yang lebih intensif membina mereka. Biasanya itu ada sanksi-sanksi dari sekolah. Tugas kita hanya merazia,” terangnya.

Dari sebelas orang pelajar ini, enam orang di antaranya laki-laki dan lima lainnya perempuan. Mereka berasal dari sekolah berbeda yang ada di Kota Mataram, yakni SMP 9, SMK 2, SMK 3 dan SMK 5.

Bambang menegaskan, razia terhadap pelajar yang berkeliaran pada saat jam sekolah akan terus digencarkan berdasarkan laporan masyarakat. “Tetap rutin akan kita lakukan setiap hari sesuai laporan masyarakat. Cuma yang nganggur-nganggur di pinggir jalan mungkin tidak kita razia. Biasanya mereka bawa motor kan. Kalau ada Pol PP razia, bahaya itu,” ujarnya.

Terjaringnya sejumlah pelajar ini langsung mendapat respons dari Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dan Kepala Dinas Dikpora H. Ruslan Effendi dengan langsung mendatangi dan menemui mereka yang dikumpulkan di Kantor Pol PP setempat. Bahkan, Kepala sekolah masing-masing ikut juga di hadirkan.

“Saya minta agar razia seperti ini terus secara rutin dilakukan. Dan kepada yang tertangkap dilakukan upaya pembinaan dan setelah ini kita minta mereka untuk dipulangkan,” kata Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Ruslan Effendi, mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah baik SMP, SMA, SMK di Kota Mataram untuk lebih memperketat lagi pengawasan dan tidak memberikan peluang kepada siswa untuk bolos pada jam-jam sekolah dan juga pengawasan agar anak sekolah tidak mampir ketempat lain selain langsung pulang ke rumah. “Jelas untuk sekolah pasti ada teguran seperti sekarang kita langsung panggil kepala sekolahnya,” tandas Ruslan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !