Jual Bebas Obat Penenang Berbahaya, Dua Wanita Ini Diciduk Polisi

LOMBOK TENGAH – Dua orang wanita, ibu rumah tungga (IRT), warga Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi Polres Lombok Tengah.  

Kedua wanita IRT itu, yaitu BHM (31), dan S (34), ditangkap karena kedapatan sebagai pengedar atau penjual bebas obat penenang berbahaya, seperti Tramadol, Dekstro dan Trixydhenidy di ruamahnya.

Kasat Narkoba Polres Loteng IPTU Ery Armunanto, membenarkan adanya penangkapan kedua wanita IRT tersebut, berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku-pelaku yang ditangkap sebelumnya.

“Kebanyakan pelaku mengaku membeli barang di rumah dua tersangka ini. Sehingga langsung dilakukan pengintaan. Dan hari ini tim Opsnal yang dipimpin Bripka Saepul Anwar melakukan penggerebekan terhadap rumah dua tersangka,” papar IPTU Ery, Jumat (20/1/2017).

Hasilnya lanjut Ery, diamankan barang bukti (BB) berupa 74 butir Tremadol, 1.175 butir Dekstro, 8 bendel klip dan uang hasil penjualan sebanyak Rp 3.880.000. Di rumah tersangka BHM pihaknya juga mengakut BB jenis Tramdol sekitar 139 butir, 129 Trixydhenidyl dan uang Rp 249.000.

“Untuk semua BB sekarang sudah diamankan di Polres Loteng. Sedangkan kedua pelaku, masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan untuk menangkap bandar obat berbahaya ini,” ungkapnya.

(pino/red)

Bagikan :