Apapun Bentuk Politik Harus Dilandaskan dengan Etika

LOMBOK – Dinamika politik akhir-akhir ini sedang hangat, namun apapun bentuk politik harus dilakukan dengan landasan etika agar jangan terpecah belah karena politik.

“Dengan kegiatan ini kita punya komitmen mempertahankan bangsa ini dengan terus menanamkan nilai kebangsaan,” kata Wakil Gubermur NTB H.M. Amin SH, pada pembukaan Kuliah Umum bertema Demokrasi Kerakyatan dan Politik Kebangsaan, di Kampus IAIN Mataram, Jumat kemarin.

Karena kegiatan kuliah umum tersebut memberikan pencerahan dan edukasi kepada mahasiswa. Jadi menurutnya, dengan politik kebangsaan bagaimana negara ini tetap dipertahan ditengah keanekaragaman yang dimiliki.

Banyak negara, ungkap Amin, yang tidak bisa mempertahankan negaranya karena itu perlu terus ditanamkan nilai kebangsaan. “Jadi apa yang kita telah capai harus terus kita pertahankan,” ajaknya.

Mahasiswa juga diminta agar nantinya setelah menyelesaikan pendidikan dibangku kuliah untuk bisa berkipra sesuai dengan keahlian masing masing sebagai bentuk untuk mempertahankan bangsa.

“Mari kita berikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah sesuai dengan tupoksi masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua NTB Publik Inisiatif (NPI) Megawati Lestari mengatakan bahwa kuliah umum yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari kegiatan sekolah politik yang akan digelar selama tiga hari yaitu mulai Jumat hingga minggu (24-26) Maret oleh NPI.

Menurutnya dengan sekolah politik guna untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan pemuda yang merupakan generasi penerus estapet kepemimpinan kedepan. Baik di daerah maupun Nasional.

Oleh karena itu, mahasiswa dan pemuda harus berperan aktif dalam pembangunan diberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

“Mahasiswa dan pemuda itu tidak boleh alergi politik. Karena mereka penerus pelaku politik kebangsaan di tanah air kedepan,” pungkasnya.

(joko/red)

Bagikan :