LOMBOK – Kapolda NTB mengharapkan peran serta media massa untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 mendatang dengan menampilkan berita yang menyejukkan.

“Saya titipkan kepada rekan-rekan wartawan agar bisa memberikan kesejukan dalam pemberitaan, karena kegiatan pilkada tidak boleh mengganggu persatuan dan kesatuan,” kata Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Firly MSi dalam acara Silaturahmi Kapolda NTB dengan unsur media massa dan mitra Humas Polri, Jumat (31/3/2017).

Menurut Brigjen Pol Firly, pilkada itu bisa sukses atas kerjasama tujuh elemen, yang salah satu elemennya adalah media massa. “Kepada media dalam pemberitaan agar berimbang, berita itu harus dipikirkan dulua apakah ini akan menimbulkan konflik atau tidak,” imbuhnya.

Karena efek dari pemberitaan itu jika nantinya menimbulkan konflik, maka akan mengalami dampak kerugian kepada semuanya dan dampak tersebut akan dialami bertahun-tahun. “Media massa sangat besar perannya dalan mencerdaskan bangsa,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda menyebutkan komponen lain yang ikut berperan dalam menyukseskan pilkada adalah penyelenggara pemilu, partai politik dan tim sukses, pemerintah daerah, TNI/Polri, masyarakat serta Toga, Toma.

Selain itu juga Kapolda mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat bahwa dalam pilkada persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga dan jangan sampai karena pilkada membuat masyarakat terpecah belah.

“Apapun pilihan masyarakat dan partainya harus mengutamakan persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

Sementara itu dalam silaturahmi yang digelar di salah satu hotel di Kota Mataram itu, selain dihadiri oleh wartawan juga para pemimpin media serta pememerhati media dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, serta Diskominfotik NTB.

(joko/red)