Unjukrasa mahasiswa tuntut GM PLN NTB mundur

Mataram, MATARAMnews – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menuntut General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah NTB  untuk mundur dari jabatannya. Tuntutan ini dilontarkan oleh puluhan mahasiswa saat menggelar aksi unjukrasa di kantor PLN Wilayah NTB, Kamis (8/3/2012) pagi.

Tuntutan GM untuk mundur ini merupakan  satu dari beberapa isu (tuntutan) yang disampaikan oleh massa dalam aksinya. Massa yang dikoordinir oleh Korlap aksi Zumroni menilai bahwa kinerja perusahaan BUMN yang digawangi oleh GM PLN NTB tersebut karena dinilai gagal dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat.

Selain itu,mereka juga menuntut penjelasan dari pihak PT PLN terkait sering terjadinya pemadaman listrik. Hujan deras yang turun luman tidak menyurutkan aksi para mahasiswa ini dalam menyuarakan aspirasinya.

“Kami datang untuk menyuarakan suara rakyat yang tidak sampai, “kata korlap aksi dihadapan pejabat teras PT PLN NTB.

Sementara itu, tiga orang perwakilan massa aksi, ketua PMII NTB Taufik Hidayat, ketua PMII Cabang Mataram Sahadeni dan koordinator aksi Zumroni, bersedia ditemui oleh pejabat PT PLN NTB, sedangkan massa aksi lainnya tetap menggelar orasinya didepan pintu gerbang PLN.

Pada kesempatan tersebut Jajaran PT PLN yang menemui perwakilan massa yaitu, PH GM Manager Perencanaan M Fathol Arifin, Manager Tehnik Anang Widjayanto, Kepala Audit Internal Wardiyono  DM SDM Adum dan fasilitas I Made Sudiadnya dan DM Komersil Dwi Purnomo.

Pada kesempatan tersebut pihak PLN memberikan jawaban pada perwakilan aksi terkait dengan seringnya terjadi pemadaman.

Menurut PH GM Manager perencanaan, M Fathol Arifin mengatakan bahwa  PLN sudah berusaha sejak Dirut dijabat oleh Dahlan Iskan untuk tidak ada pemadaman.
“Telah dicanangkan tidak ada pemadaman seluruh indonesia dan termasuk  di NTB juga bebas pemadaman, “katanya didampingi oleh pejabat lainnya.

Namun, sayang pemadaman masih dilakukan itu hanya bersifat temporer karena adanya gangguan, misalnya pohon tumbang kena jaringan dan tidak ada yang diakibatkan kurangnya pasokan BBM atau karena mesin. “Pada prinsipnya PLN tidak ada pemadaman, “tegasnya.

Ditambahkan Manager  Tehnik, Anang  Widjayanta mengatakan tidak ada pemadaman gara-gara devisit pembangkit dan padam jika karena adanya pemeliharaan dan juga karena sedang perluasan jaringan guna pemerataan pemasangan listrik.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !